Adaptive Agentic Intelligence Framework: AI Agent Irit Pakai Strands
Kirim semua prompt ke model raksasa bikin kantong jebol. AWS kenalkan Adaptive Agentic Intelligence Framework pakai Strands Agents biar hemat sampai 80%.
· 9 menit baca

Inti singkat
- AAIF mengombinasikan SLM lokal dan model cloud untuk membagi tugas agen AI sesuai tingkat kerumitan.
- Riset NVIDIA membuktikan model kecil jauh lebih pas dan ekonomis buat menangani rutinitas sistem agen.
- Arsitektur hybrid tiga lapis mampu memangkas biaya API cloud hingga sekitar 80 persen.
- Alur kerja agen bisa didistribusikan ke beragam perangkat mandiri melalui standar Model Context Protocol (MCP).
- Standar keamanan terpadu diterapkan ke semua lapisan model menggunakan Amazon Bedrock Guardrails.
Daftar isi7 bagian
- 01
- 02
- 03
- 04
- 05
- 06
- 07
AWS baru saja memperkenalkan Adaptive Agentic Intelligence Framework (AAIF), arsitektur agen AI cerdas yang memadukan model bahasa kecil (SLM) lokal dengan model cloud besar. Melalui rancangan ini, developer nggak perlu lagi membuang biaya API mahal cuma untuk menyelesaikan tugas-tugas ringan yang sebetulnya bisa diproses langsung di perangkat lokal.
Banyak developer yang membangun sistem agen AI menghadapi kendala serupa: setiap permintaan pengguna dipukul rata dan dikirim ke model raksasa berbasis cloud. Baik itu sekadar pengecekan status perangkat yang rutin maupun analisis data yang rumit, semuanya masuk ke satu model mahal. Cara ini bikin biaya langganan API meroket, memicu latensi tinggi karena harus menunggu respons bolak-balik lewat internet, dan mustahil berjalan secara offline. Seperti dilaporkan AWS Machine Learning Blog, arsitektur Adaptive Agentic Intelligence Framework (AAIF) yang dibangun dengan Strands Agents hadir menawarkan pemecahan masalah tersebut.
Pendekatan ini berpijak pada posisi riset dari Belcak dan rekan-rekan di NVIDIA. Mereka menegaskan bahwa model bahasa berukuran kecil sebetulnya "sudah cukup bertenaga, secara inheren lebih cocok, dan pasti lebih ekonomis untuk banyak pemanggilan di sistem agen." Memakai pustaka Strands Agents, framework ini mendemonstrasikan orkestrasi model cerdas yang menekan pengeluaran sembari menjaga kecepatan respons lokal tetap kilat.
Panduan gratis · gratis
Panduan Cepat API AI untuk Developer
Dari request pertama sampai siap produksi: contoh kode, streaming, kontrol biaya, keamanan API key, dan penanganan error.
- Contoh request dengan cURL, Python, dan JavaScript
- Streaming dan format OpenAI vs Anthropic
- Cara mengontrol biaya token
- Checklist keamanan dan siap produksi
Masalah Agen AI Tradisional dan Solusi Tiga Lapis AAIF
Menyerahkan seluruh alur kerja pada satu model frontier di cloud bikin sistem kamu rentan boros. Bayangkan skenario fasilitas operasional Internet of Things (IoT): jika setiap kali sensor meminta pembacaan suhu kamu harus memanggil model besar di cloud, saldo API kamu bakal habis dalam sekejap. Padahal, tugas semacam itu sama sekali nggak butuh penalaran tingkat dewa.
AAIF membagi beban pemrosesan ke dalam tiga lapisan terstruktur:
- Smart Orchestration: Lapisan pengambil keputusan yang digerakkan oleh model SLM super ringan (
llama3.2:1b). Orkestrator ini membaca dan mengelompokkan pesan masuk, lalu membagikannya ke jalur pemrosesan yang cocok tanpa perlu aturan kata kunci manual yang kaku. - Local Processing: Lapisan penanganan tugas rutin seperti penarikan telemetri perangkat atau analisis visual kamera menggunakan SLM lokal lewat Ollama. Proses ini tuntas dengan latensi sangat rendah tanpa bergantung pada koneksi internet.
- Cloud Processing: Lapisan penalaran tingkat tinggi untuk analisis pola rumit dan pembuatan rekomendasi strategis menggunakan model frontier di Amazon Bedrock. Jalur ini hanya aktif jika permintaan memang butuh konteks luas dan penalaran multi-tahap yang nggak sanggup dikerjakan model kecil.

Bagan di atas memperlihatkan pembagian kerja yang rapi. Alih-alih membebani cloud terus-menerus, sebagian besar permintaan diselesaikan di batas tepi (edge). Hasilnya, aplikasi tetap responsif dan pengeluaran token cloud terkontrol ketat.
Arsitektur Strands Agents dan Persiapan Komponen Sistem
Di balik keandalan AAIF, pustaka Strands Agents menjadi pengendali utama yang menyatukan semua komponen. Agen ini bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan runtime Ollama lokal dengan aneka alat (tools) operasional serta endpoint Amazon Bedrock.

Dari diagram arsitektur di atas, kamu bisa melihat bahwa agen Strands mengekspos tiga alat utama: get_device_telemetry untuk menarik telemetri sensor lokal, analyze_camera_feed untuk pemrosesan gambar via model penglihatan lokal, dan get_expert_insights yang memanggil Bedrock melalui pustaka Boto3. Rancangan ini fleksibel banget karena bisa berjalan di komputer mungil semacam Raspberry Pi berkapasitas memori 8 GB, server hybrid, hingga lingkungan full cloud.
Sebelum mulai mempraktikkan kodenya, pastikan beberapa syarat berikut sudah siap di komputermu:
- Akun AWS yang aktif dan sudah memiliki konfigurasi izin model di Amazon Bedrock pada region terkait.
- Python versi 3.10 ke atas yang sudah terpasang.
- Aplikasi Ollama yang berjalan lokal dengan dua model yang sudah diunduh:
llama3.2:1b(buat orkestrator) danllama3.2-vision(buat analisis gambar). - Pustaka pendukung yang dipasang via terminal:
pip install strands-agents strands-agents-tools boto3. - AWS CLI yang sudah login dengan kredensial akses milikmu.
Persiapan ini mirip dengan fondasi yang sering diterapkan saat merancang multi-agent AI produksi arsitektur AWS, terutama dalam hal isolasi peran antar-komponen.
Untuk menyiapkan ruang kerja, buat direktori baru lalu jalankan server Ollama lokal:
mkdir aaif-demo && cd aaif-demo
ollama serveBuka tab terminal baru di folder yang sama, lalu tarik kedua model yang dibutuhkan:
ollama pull llama3.2:1b
ollama pull llama3.2-visionBikin file skrip bernama aaif_agent.py untuk menampung seluruh logika program kita.
Panduan Membuat Tool Pemrosesan Lokal dan Cloud
Strands Agents memakai dekorator @tool untuk menandai fungsi-fungsi yang boleh dipanggil oleh agen. Pada tahap ini, kita akan merakit dua alat pemrosesan lokal dan satu alat pemrosesan cloud.
1. Menyiapkan Tool Telemetri dan Analisis Visual Lokal
Alat pertama bertugas menarik data telemetri sensor. Pada sistem produksi nyata, fungsi ini bakal tersambung langsung ke jaringan perangkat keras IoT. Di latihan ini, kita pakai data simulasi perangkat fasilitas gedung.
import random
import ollama
from strands import Agent, tool
DEVICE_TELEMETRY = {
"sensor-001": {
"device_type": "Temperature Sensor",
"location": "Building A - Floor 2",
"temperature": 72.5,
"humidity": 45.2,
"status": "normal"
},
"camera-001": {
"device_type": "Security Camera",
"location": "Main Entrance",
"fps": 30,
"resolution": "1080p",
"status": "recording"
},
"hvac-001": {
"device_type": "HVAC Controller",
"location": "Building A - Central",
"set_temp": 71.0,
"current_temp": 72.5,
"mode": "cooling",
"status": "active"
}
}
@tool
def get_device_telemetry() -> str:
"""Mengambil data telemetri terkini dari perangkat IoT yang terhubung."""
device_id = random.choice(list(DEVICE_TELEMETRY.keys()))
device_data = DEVICE_TELEMETRY[device_id]
report = f"Device: {device_id} ({device_data['device_type']})\n"
report += f"Location: {device_data['location']}\n"
report += f"Status: {device_data['status']}\n"
for key, value in device_data.items():
if key not in ['device_type', 'location', 'status']:
report += f"{key}: {value}\n"
return report
@tool
def analyze_camera_feed(image_path: str) -> str:
"""Menganalisis data visual dari kamera memakai model vision lokal."""
stream = ollama.chat(
model='llama3.2-vision',
messages=[{
'role': 'user',
'content': 'Describe this image in one sentence. What are the 3 most important things you see?',
'images': [image_path]
}],
stream=True,
)
full_response = ""
for chunk in stream:
chunk_content = chunk['message']['content']
print(chunk_content, end='', flush=True)
full_response += chunk_content
return f"Object Detection Report:\n{full_response}"Keuntungan besar dari fungsi analyze_camera_feed ini adalah privasi visual. Rekaman kamera keamanan kantor atau rumah sakit diproses seutuhnya di mesin lokal, sehingga file video atau gambar sensitif nggak pernah keluar menembus jaringan publik.
2. Menyiapkan Tool Analisis Mendalam via Amazon Bedrock
Alat berikutnya adalah jembatan menuju cloud. Fungsi ini cuma dieksekusi bila orkestrator menyimpulkan bahwa pertanyaan pengguna membutuhkan penalaran tingkat tinggi yang melampaui kemampuan model kecil lokal.
import boto3
@tool
def get_expert_insights(context_data: str, question: str) -> str:
"""Mendapatkan analisis lanjutan dan rekomendasi ahli untuk pertanyaan rumit via Amazon Bedrock."""
client = boto3.client("bedrock-runtime", region_name="us-east-1")
conversation = [
{
"role": "user",
"content": [
{"text": f"Context: {context_data}\n\nQuestion: {question}"}
],
}
]
response = client.converse(
modelId="amazon.nova-lite-v1:0", # Masukkan model ID yang aktif di akun Bedrock kamu
messages=conversation,
inferenceConfig={
"maxTokens": 512,
"temperature": 0.5,
"topP": 0.9
}
)
response_text = response["output"]["message"]["content"][0]["text"]
return f"Expert Analysis:\n{response_text}"Fungsi converse dari API Bedrock Runtime memudahkan pengiriman riwayat percakapan beserta konteks telemetri yang terkumpul dari perangkat sensor lokal.
Konfigurasi Smart Orchestration dan Pengujian Agen AI
Inti kekuatan AAIF terletak pada konfigurasi agen Strands. Agen ini mempercayakan peran orkestrator kepada model lokal berukuran 1 miliar parameter (llama3.2:1b). Strands Agents mendukung banyak penyedia model, dan di sini kita menghubungkannya ke Ollama lokal:
from strands.models.ollama import OllamaModel
model = OllamaModel(
model_id="llama3.2:1b",
host="http://localhost:11434",
params={
"max_tokens": 300,
"temperature": 0.3,
},
)
system_prompt = """You are a monitoring assistant for operational facilities.
You have access to device telemetry tools, analysis capabilities,
and expert insights to help monitor operations effectively.
When users ask for:
- Device status or telemetry: use get_device_telemetry
- Image or data analysis: use analyze_camera_feed
- Expert advice or complex questions: use get_expert_insights
Always return the complete tool results directly to the user."""
agent = Agent(
model=model,
system_prompt=system_prompt,
tools=[
get_device_telemetry,
analyze_camera_feed,
get_expert_insights,
],
)Orkestrator SLM langsung menganalisis maksud setiap kalimat pengguna dan mengarahkannya ke alat yang pas tanpa perlu kita buatkan logika pencocokan kata kunci manual.
| Permintaan Pengguna | Rute Pemrosesan | Karakteristik Latensi |
|---|---|---|
| "Check device status" | SLM Lokal | Rendah (pemrosesan lokal) |
| "Analyze this image" | Vision AI Lokal | Rendah (pemrosesan lokal) |
| "What optimization strategies do you recommend?" | Cloud (Amazon Bedrock) | Lebih Tinggi (network round-trip) |
Untuk menguji responsnya, kamu bisa mengeksekusi agen dengan berbagai variasi prompt:
# 1. Panggilan rutin lokal untuk telemetri
print(agent("What's the current status of our devices?"))
# 2. Panggilan analisis gambar lokal
print(agent("Analyze the camera feed from camera-001"))
# 3. Panggilan analisis strategis yang diteruskan ke cloud
print(agent(
"Based on current telemetry patterns, "
"what optimization strategies do you recommend?"
))Kamu adalah asisten operasional cerdas. Jika pengguna menanyakan status sensor suhu, AC, atau kamera, panggil get_device_telemetry. Jika ada masukan gambar, panggil analyze_camera_feed. Hanya gunakan get_expert_insights jika pengguna meminta analisis anomali mendalam atau strategi penghematan energi jangka panjang.Fleksibilitas Penerapan: Full Cloud, Hybrid, hingga Air-Gapped
AAIF dirancang menyesuaikan batasan infrastruktur yang kamu miliki, bukan sebaliknya. Fleksibilitas ini lahir karena logika perutean (orkestrator SLM) dipisahkan secara bersih dari alat-alat eksekusinya. Kamu bisa memilih satu dari tiga gaya penerapan:
- Full Cloud: Kalau beban kerja berjalan sepenuhnya di cloud tanpa perangkat keras edge, kamu tinggal mengganti konfigurasi model Ollama menjadi
BedrockModel. Seluruh inferensi akan ditangani langsung oleh layanan terkelola AWS, cocok buat tim yang punya koneksi internet prima dan bebas dari regulasi data residensi lokal. - Hybrid (Standar AAIF): Konfigurasi default ini mempertahankan orkestrator SLM lokal dan menyisipkan model cloud saat ada tugas yang melewati batas kemampuan model lokal. Opsi ini paling pas buat operasional yang mayoritas tugasnya berupa rutinitas harian, dengan potensi penghematan biaya API hingga sekitar 80 persen karena query rutin nggak menyentuh endpoint cloud.
- Air-Gapped Penuh: Buat lingkungan yang mewajibkan isolasi total dari internet demi kedaulatan data rahasia, kamu bisa mencopot panggilan cloud dan menggantinya dengan model lokal yang sedikit lebih besar. Model 3 miliar parameter seperti
llama3.2:3bsanggup memproses analisis bernalar moderat langsung di mesin lokal tanpa ada data yang bocor keluar.
# Contoh konfigurasi untuk mode air-gapped lokal penuh
model = OllamaModel(
model_id="llama3.2:3b",
host="http://localhost:11434",
)Skalabilitas Multi-Agent Memakai Model Context Protocol (MCP)
Menuliskan fungsi tool secara langsung di dalam satu file skrip memang pas untuk tahap purwarupa. Tapi saat sistem mulai berkembang menjadi arsitektur multi-agen berskala besar, kamu perlu memisahkan fungsi-fungsi tersebut menjadi server independen berbasis Model Context Protocol (MCP).

Berdasarkan rancangan terdistribusi pada gambar di atas, sistem dibagi ke tiga perangkat terpisah:
- Device 1 (Hub Orkestrasi): Berfungsi sebagai otak utama yang menjalankan agen Strands bersama orkestrator SLM dan tool telemetri lokal.
- Device 2 (Server Edge Vision): Berperan sebagai penyedia layanan MCP yang mengeksekusi inferensi visual memakai
llama3.2-vision. - Device 3 (Gateway Analisis Cloud): Menjadi pintu gerbang MCP terpusat yang terhubung ke model analisis Amazon Bedrock.
Lewat standar MCP, seluruh alat eksternal tetap dikenali sebagai panggilan fungsi biasa oleh agen orkestrator di Device 1. Lapisan protokol MCP mengurus serialisasi data dan komunikasi jaringan secara otomatis. Pola ini sejalan dengan kemudahan yang pernah kita ulas tentang AWS Agent Registry untuk runtime tool discovery AI, di mana penemuan alat bisa berlangsung dinamis lintas server.
Tata Kelola Keamanan Terpadu dan Manfaatnya di Indonesia
Penerapan arsitektur hybrid membawa keuntungan nyata bagi developer maupun pelaku usaha di Indonesia. Banyak pabrik, perkebunan cerdas, atau cabang retail di berbagai daerah menghadapi tantangan koneksi internet yang fluktuatif. Dengan menempatkan pemrosesan rutin di mesin lokal, operasional bisnis tetap berjalan lancar meski internet sedang padam.
Namun, aspek kepatuhan data tetap menjadi prioritas penting. Mengingat aturan perlindungan data pribadi makin ketat di Indonesia, membiarkan data mentah seperti video keamanan atau data pribadi meluncur ke cloud jelas berisiko.
Kalau kamu ingin mengeksplorasi model cloud alternatif buat lapisan penalaran tinggi tanpa repot mengurus pembayaran kartu kredit luar negeri, kamu bisa menghubungkan alur kerjamu ke Classai Router. Tersedia pilihan model cerdas seperti DeepSeek V4.1 Flash (deepseek-v4.1-flash) dengan tarif Rp1.155 per 1 juta token input dan Rp4.200 per 1 juta token output, atau Kimi K3 (kimi-k3) seharga Rp2.925 per 1 juta token input dan Rp14.580 per 1 juta token output. Saldo bisa diisi mulai Rp10.000 saja lewat QRIS atau transfer bank lokal.
Setelah selesai bereksperimen dengan panduan ini, jangan lupa lakukan langkah bersih-bersih agar tagihan AWS kamu tetap aman:
- Cabut akses model di konsol Amazon Bedrock melalui menu Model access (misalnya Amazon Nova Lite) seperti dipandu dalam dokumentasi kelola akses model AWS.
- Matikan server Ollama dan hapus model lokal untuk membebaskan ruang penyimpanan sekitar 2 GB:
ollama stop
ollama rm llama3.2:1b
ollama rm llama3.2-vision- Hapus folder proyek demo jika sudah selesai diuji coba:
rm -rf aaif-demoLewat Adaptive Agentic Intelligence Framework, kamu sekarang bisa merancang arsitektur agen AI yang tangguh, cepat di level lokal, dan jauh lebih ramah terhadap anggaran operasional.
Sumber & referensi
- 01
AWS · 22 Oktober 2026
Adaptive agentic intelligence framework using Strands Agents
Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Classai dengan bantuan AI berdasarkan sumber di atas — bukan terjemahan. Ada yang keliru? Kabari kami di [email protected].
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa itu Adaptive Agentic Intelligence Framework (AAIF)?
AAIF adalah kerangka kerja arsitektur agen AI yang membagi beban pemrosesan ke dalam tiga lapisan utama secara adaptif. Kerangka ini memanfaatkan model bahasa kecil lokal untuk tugas rutin dan mengalihkan instruksi rumit ke model cloud seperti Amazon Bedrock. Pola ini memangkas ketergantungan model besar sekaligus menekan biaya dan latensi operasional secara drastis.
Kenapa AAIF memakai Llama 3.2 1B sebagai orkestrator?
Model Llama 3.2 1B dipakai karena sangat ringan dan mampu memahami maksud perintah pengguna tanpa aturan kata kunci manual. Dengan menjalankan orkestrator di mesin lokal lewat Ollama, keputusan perutean tugas berjalan instan dengan latensi minimal. Hal ini menjaga kinerja sistem tetap responsif sebelum memutuskan apakah butuh pemanggilan API cloud tambahan.
Seberapa besar potensi penghematan biaya menggunakan AAIF?
Penghematan biaya API cloud bisa mencapai sekitar 80 persen karena sebagian besar interaksi harian hanya berupa tugas rutin seperti pengecekan status perangkat. Tugas-tugas ini langsung diselesaikan oleh model kecil di perangkat lokal tanpa koneksi luar. Biaya token cloud hanya keluar saat pengguna benar-benar membutuhkan analisis strategis atau penalaran kompleks.
Bisakah arsitektur AAIF dijalankan tanpa koneksi internet sama sekali?
Ya, arsitektur ini mendukung konfigurasi air-gapped sepenuhnya untuk kebutuhan privasi ketat atau lokasi tanpa internet. Caranya dengan mengganti endpoint cloud memakai model lokal yang sedikit lebih besar seperti Llama 3.2 3B. Semua tugas telemetri, inspeksi visual, hingga analisis moderat dieksekusi di perangkat on-premise tanpa ada data keluar.
Bagaimana cara menjaga keamanan data saat memakai model cloud di AAIF?
Kamu bisa memasang Amazon Bedrock Guardrails untuk memfilter konten berbahaya, mencegah serangan injeksi prompt, dan memvalidasi kebenaran data keluaran. Agar kebijakan keselamatan konsisten di seluruh lapisan sistem, jalankan API ApplyGuardrail secara mandiri pada masukan dan luaran model kecil lokal, sehingga data sensitif selalu terlindungi sebelum dikirim ke cloud.

Classai Weekly
dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB
Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.
- 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
- Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
- 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
- Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan
Langkah berikutnya
Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.
Daftar, isi saldo mulai puluhan ribu rupiah, dan panggil model AI pilihanmu dari kode yang sudah ada.
Ditulis oleh
Pengembang Classai Router
Tim Engineering Classai membangun dan menjalankan Classai Router, gateway API AI yang kompatibel dengan format OpenAI dan Anthropic. Kami menulis panduan teknis dari pengalaman mengoperasikan API AI setiap hari.


