Developer

Amazon Bedrock AgentCore IDP: Otomasi Dokumen yang Belajar Sendiri

AWS merilis arsitektur cerdas Amazon Bedrock AgentCore IDP. Sistem multi-agent ini bisa memproses invoice dan PO baru tanpa bikin template manual dari nol.

Tim Engineering Classai

· 9 menit baca

Arsitektur Amazon Bedrock AgentCore IDP untuk pemrosesan dokumen otomatis
Gambar: AWS

Inti singkat

  • Sistem IDP berbasis Amazon Bedrock AgentCore memproses dokumen tanpa perlu konfigurasi template kaku secara manual.
  • Arsitektur ini memakai delapan agen spesifik yang berjalan di atas framework open source Strands Agents.
  • Saat menjumpai format baru, agen secara mandiri memperbaiki prompt ekstraksi dan menyimpannya untuk dokumen berikutnya.
  • Estimasi biaya pemrosesan sekitar $58 per bulan untuk 10 dokumen latihan dan 1.000 dokumen operasional di US East.
Daftar isi8 bagian
  1. 01
  2. 02
  3. 03
  4. 04
  5. 05
  6. 06
  7. 07
  8. 08

Amazon Bedrock AgentCore IDP hadir sebagai arsitektur pemrosesan dokumen cerdas yang mampu mengenali layout baru, memperbaiki kesalahan ekstraksi sendiri, dan menyimpan instruksi tanpa konfigurasi template manual. Solusi ini menjawab masalah klasik sistem ekstraksi dokumen tradisional yang gampang rusak setiap kali ada vendor yang mengganti tata letak berkas mereka.

Memproses tumpukan dokumen kayak tagihan supplier, purchase order (PO), sampai klaim asuransi selama ini jadi pekerjaan yang menyita waktu banget di kantor. Berdasarkan data riset IDC yang dikutip dalam panduan resmi AWS Machine Learning Blog, kendala seputar dokumen membebani organisasi hingga $19.732 per karyawan informasi setiap tahunnya, serta memangkas produktivitas kerja sampai 21,3 persen. Belum lagi staf bisa menghabiskan 30 persen jam kerja hanya untuk urusan berkas, dengan tingkat eror entri manual berkisar 1 sampai 4 persen.

Solusi Intelligent Document Processing (IDP) konvensional memang sudah lama ada, tapi kelemahannya jelas: kamu wajib menyetel template dan aturan ekstraksi di awal satu per satu. Pas ada vendor baru kirim PO dengan tata letak beda sedikit saja, sistemnya langsung mogok. Nah, lewat arsitektur berbasis Amazon Bedrock AgentCore dan Strands Agents, tim developer sekarang bisa membangun sistem pemrosesan dokumen yang punya kemampuan belajar mandiri alias self-improving.

Panduan gratis · gratis

Panduan Cepat API AI untuk Developer

Dari request pertama sampai siap produksi: contoh kode, streaming, kontrol biaya, keamanan API key, dan penanganan error.

  • Contoh request dengan cURL, Python, dan JavaScript
  • Streaming dan format OpenAI vs Anthropic
  • Cara mengontrol biaya token
  • Checklist keamanan dan siap produksi

Dengan mengirim, kamu setuju menerima email dari Classai sesuai Kebijakan Privasi. Bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Masalah Klasik Otomasi Dokumen: Kenapa Template Kaku Bikin Tekor?

Sistem IDP lawas yang mengandalkan aturan kaku (rule-based) punya tiga kendala utama yang sering bikin pusing tim IT perusahaan:

  1. Kekakuan Template: Tiap ada format berkas baru dari supplier, tim engineer harus bikin konfigurasi manual. Pergeseran letak kolom atau tabel sedikit saja langsung bikin ekstraksi gagal total.
  2. Nggak Ada Proses Belajar: Kalau sistem bikin kesalahan ekstraksi, eror yang sama bakal terus berulang di dokumen berikutnya. Sistem lama sama sekali nggak menyimpan memori perbaikan dari koreksi sebelumnya.
  3. Beban Skala Operasional: Makin banyak rekanan bisnis atau vendor, makin berlipat ganda tenaga yang dibutuhkan buat merawat template. Buat perusahaan yang menerima dokumen dari ratusan sumber berbeda, biaya perawatannya jadi mahal banget.

Pendekatan agen cerdas di Bedrock AgentCore mengubah pola kerja ini. Alih-alih pakai template statis, barisan agen AI menganalisis dokumen secara dinamis, menyusun instruksi ekstraksi sendiri, mencocokkan hasil ke basis data, dan belajar dari kesalahan validasi secara otomatis.

Mengenal Amazon Bedrock AgentCore IDP: Arsitektur 8 Agen Kolaboratif

Dalam solusi ini, proses bisnis dijalankan oleh delapan agen AI khusus yang saling berkolaborasi lewat alur kerja berbasis graf (graph-based workflow). Agen-agen ini dibangun memakai Strands Agents, sebuah SDK open source untuk perancangan agen AI, dan diorkestrasi langsung oleh runtime Bedrock AgentCore.

Diagram alur multi-agent orchestration yang dibangun dengan Strands Agents, membagi alur ke training dan automation workflow.
Diagram alur multi-agent orchestration yang dibangun dengan Strands Agents, membagi alur ke training dan automation workflow. · Sumber: AWS

Kedelapan agen tersebut dibagi ke dalam tiga tahapan kerja utama:

  • Identification Workflow: Melibatkan agen Analyzer yang mengekstrak teks mentah memakai Amazon Textract serta mengidentifikasi pengirim dan tipe dokumen. Setelah itu, agen Matcher mencari kemiripan berkas dengan dokumen terdahulu lewat pencarian vektor di Amazon S3 Vectors.
  • Training Workflow (Format Baru): Kalau berkas belum pernah dikenali, agen Instructions menyusun prompt ekstraksi berdasarkan skema JSON. Agen Extractor menjalankan tugas ekstraksi ke format terstruktur, lalu agen Validator mengecek kecocokan data terhadap skema dan aturan bisnis di Amazon Aurora DSQL. Kalau validasi gagal, agen Instructions Fixer turun tangan membedah masalah dan memoles prompt. Setelah lolos, agen Save Instructions menyimpan prompt baru tersebut ke dalam vector store.
  • Automation Workflow (Format Dikenal): Kalau berkas cocok dengan format lama, agen Extractor langsung menerapkan instruksi yang tersimpan tanpa perlu merumuskan prompt baru. Bila terjadi anomali saat validasi, agen Troubleshooter memperbaiki data hasil ekstraksi secara langsung tanpa mengacak-acak instruksi dasar.

Sistem orkestrasi ini mirip dengan konsep kerja multi-agent modular yang pernah dibahas di artikel presentasi AI Bedrock AgentCore otomatis, di mana tugas berat dipecah menjadi peran-peran kecil yang fokus.

Cara Kerja Alur IDP: Dari File Masuk Sampai Data Bersih Masuk Database

Infrastruktur di balik sistem IDP otonom ini mengombinasikan berbagai layanan serverless AWS yang saling terhubung secara aman tanpa perlu mengelola server virtual manual.

Arsitektur infrastruktur agen IDP di AWS yang memakai Bedrock AgentCore, S3 Vectors, Aurora DSQL, dan MCP Gateway.
Arsitektur infrastruktur agen IDP di AWS yang memakai Bedrock AgentCore, S3 Vectors, Aurora DSQL, dan MCP Gateway. · Sumber: AWS

Alur pemrosesan data berjalan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Dokumen bisnis masuk lewat lampiran Amazon Simple Email Service (SES) atau diunggah langsung ke bucket Amazon S3.
  2. Amazon EventBridge menangkap berkas baru dan memicu fungsi AWS Lambda untuk mencatat ID pekerjaan di Amazon DynamoDB, lalu memanggil AgentCore runtime.
  3. AgentCore runtime menjalankan graf orkestrasi Strands Agents untuk mengelola siklus hidup ekstraksi berkas.
  4. Agen mengakses sumber daya AWS memakai kredensial machine-to-machine yang dikelola aman oleh AgentCore Identity dan Amazon Cognito.
  5. Berbagai fungsi Lambda validator diubah menjadi perkakas agen (agent tools) lewat antarmuka Model Context Protocol (MCP) pada AgentCore Gateway.
  6. Teks dibaca via Amazon Textract, diindeks di S3 Vectors, dan divalidasi ke aturan bisnis yang tersimpan di Amazon Aurora DSQL.
  7. Pengguna bisa memantau status antrean pekerjaan dan memeriksa analisis eror lewat antarmuka web interaktif berbasis React yang berjalan di Amazon ECS dan CloudFront.
  8. Seluruh metrik performa agen terpantau secara transparan melalui AgentCore Observability dan Amazon CloudWatch.

Studi Kasus Nyata: Dari Eror Format SKU Sampai Otomatis Ngebut

Biar kebayang cara sistem ini belajar, mari lihat pengujian nyata yang dilakukan AWS memakai purchase order dari toko fiktif Two Wheel Store. PO pertama yang diunggah belum ada di memori sistem, sehingga masuk ke alur training.

Teks mentah yang dibaca oleh Amazon Textract menunjukkan pesanan barang dengan kode SB-004 (Folding Classic) dan AC-021 (Advanced Computer). Agen Extractor mengubahnya jadi format JSON terstruktur berikut:

json
{
  "po_number": "PO-2026-0102-2584",
  "retailer_name": "Two Wheel Store",
  "order_date": "2026-01-02T00:00:00Z",
  "line_items": [
    {
      "sku": "AC-021",
      "product_name": "Advanced Computer",
      "quantity": 1,
      "unit_price": 75.61,
      "line_total": 75.61
    },
    {
      "sku": "SB-004",
      "product_name": "Folding Classic",
      "quantity": 8,
      "unit_price": 1204.29,
      "line_total": 9634.32
    }
  ],
  "order_total": 14931.54
}

Saat agen Validator mengecek data ini ke aturan bisnis di Aurora DSQL, validasi langsung gagal dengan pesan eror:

text
validation_status: INVALID
error: 'SB-004' does not match '^AB-[A-Z]{2}-\d{3}$'

Penyebabnya sepele tapi fatal: sistem internal perusahaan mewajibkan format SKU berawalan AB-, sedangkan vendor menulisnya tanpa awalan tersebut. Di sistem lama, proses ini bakal macet total dan butuh intervensi programmer.

Di sistem ini, agen Instructions Fixer langsung menganalisis eror dan menambahkan aturan transformasi SKU ke dalam prompt ekstraksi: tambahkan prefix AB- untuk setiap kode vendor. Pada percobaan kedua, tujuh item barang berhasil lolos validasi, dan instruksi baru ini disimpan permanen ke S3 Vectors. Total waktu proses dokumen baru ini butuh 3 menit 49 detik.

Pas dokumen kedua dari Two Wheel Store diunggah beberapa waktu kemudian, agen Matcher menemukan instruksi tersimpan dengan skor keyakinan 3.946 (melewati ambang batas 3.7). Dokumen langsung masuk alur automation. Aturan prefix SKU langsung aktif otomatis (EL-002 otomatis jadi AB-EL-002). Hasilnya, dokumen kedua selesai divalidasi cuma dalam waktu 1 menit 30 detik tanpa campur tangan manusia sama sekali.

Panduan Praktis Deploy Arsitektur Ini di Akun AWS Kamu

Kamu bisa mencoba arsitektur ini langsung di lingkungan AWS pribadi atau perusahaan. Seluruh kodenya sudah disiapkan AWS lewat repositori sampel publik.

Persyaratan Sistem

  • Akun AWS dengan akses model Amazon Nova dan Anthropic Claude aktif di Amazon Bedrock.
  • Akses ke Amazon Bedrock AgentCore (Runtime, Gateway, Identity), S3 Vectors, dan Amazon Aurora DSQL di region yang didukung.
  • AWS CDK v2, Docker yang sedang aktif, Python versi 3.11 ke atas, dan Node.js 18 ke atas.
  • Izin IAM untuk membuat S3, Lambda, DynamoDB, Cognito, ECR, dan ECS.

Langkah-Langkah Deployment

  1. Kloning repositori resmi dan siapkan virtual environment Python:
bash
git clone https://github.com/aws-samples/agenticidp-guidance.git
cd agenticidp-guidance

uv venv
source .venv/bin/activate
uv pip install -r requirements.txt

cd ui/orchestrator
npm install
cd ../..
  1. Jalankan perintah deploy otomatis:
bash
uv run deploy.py --admin-email [email protected]

Perintah ini bakal membangun enam stack AWS CloudFormation sekaligus (Core, Gateway, Aurora, Agent, UI Orchestrator, dan Modern UI). Proses instalasi biasanya memakan waktu antara 15 sampai 20 menit. Setelah selesai, kamu bakal menerima email berisi tautan antarmuka web CloudFront lengkap dengan kredensial masuk sementara.

Kalau kamu mau mencoba eksperimen ekstraksi dokumen dengan berbagai model bahasa di luar AWS Bedrock, kamu juga bisa memanfaatkan layanan perutean model AI. Lewat Classai Router, kamu bisa mengakses model kelas atas seperti Claude Sonnet 4.6 (Rp2.700 per 1 juta token input) atau DeepSeek V4.1 Flash (Rp1.155 per 1 juta token input) cukup dengan satu API key yang kompatibel dengan format SDK standar.

Membangun Skema JSON dan Tool Validasi Sendiri

Contoh bawaan AWS memakai data tiruan industri sepeda. Buat kebutuhan operasional bisnismu sendiri, kamu tinggal mengganti skema dokumen dan fungsi Lambda validasinya.

Berikut contoh rancangan prompt dasar untuk agen ekstraksi yang bisa kamu jadikan acuan:

Prompt siap pakai
Kamu adalah agen ekstraktor dokumen bisnis presisi tinggi. Tugasmu adalah membaca teks mentah hasil OCR dan memetakannya secara ketat ke dalam format JSON berikut:{  "nomor_invoice": string,  "nama_vendor": string,  "tanggal_terbit": "YYYY-MM-DD",  "daftar_barang": [    {      "sku": string,      "nama_item": string,      "jumlah": number,      "harga_satuan": number,      "total_harga": number    }  ],  "total_pembayaran": number} Aturan penting: Jangan mengasumsikan angka yang tidak tertulis. Jika format kode barang tidak memiliki prefix standar perusahaan, catat di kolom catatan untuk diperiksa validator.

Fungsi validator Lambda di AgentCore Gateway bertugas memvalidasi hasil ekstraksi terhadap database internal. Misalnya mengecek apakah nomor registrasi supplier terdaftar di sistem akuntansi, atau memastikan total penjumlahan tiap baris pesanan benar-benar klop dengan nilai total akhir.

Estimasi Biaya dan Perbandingan Skema Pemrosesan

Karena arsitekturnya sepenuhnya serverless dan on-demand, kamu nggak perlu membayar biaya server menganggur (idle cost). Biaya utama hanya dihitung berdasarkan volume dokumen yang diproses.

Komponen BiayaEstimasi Beban (1.000 Dokumen/Bulan)Porsi Biaya Total
Inferensi Model AI (Amazon Bedrock)~$49,30~85% (sekitar $0,055/dokumen)
Penyimpanan & Vektor (S3 + S3 Vectors)~$2,50~4%
Basis Data & Eksekusi (Aurora DSQL, Lambda, DynamoDB)~$3,80~7%
Antarmuka Web & Telemetri (ECS, CloudFront, CloudWatch)~$2,40~4%
Total Estimasi Bulanan~$58,00100%

Estimasi berdasarkan beban kerja 10 dokumen latihan dan 1.000 dokumen proses per bulan di region US East (N. Virginia).

Pilihan model AI yang ditugaskan ke tiap agen bisa disetel terpusat di berkas konfigurasi agents/orchestratorgraph/utils/config.py. Kamu bisa menugaskan model yang lebih murah untuk tugas pemilahan sederhana dan menyimpan model penalaran yang lebih kuat untuk perbaikan instruksi.

Dampak Buat Tim Developer dan Bisnis di Indonesia

Buat ekosistem bisnis di Indonesia, kehadiran arsitektur IDP yang fleksibel ini punya manfaat praktis yang langsung terasa:

  • Menangani Variasi Faktur Pajak dan Invoice UMKM: Bisnis di Indonesia kerap berurusan dengan ribuan mitra pemasok yang punya format kuitansi dan invoice berbeda-beda. Sistem agen yang bisa beradaptasi mandiri menghilangkan keharusan menyewa tim data entry khusus hanya untuk merapikan berkas tagihan.
  • Kepatuhan Privasi Data: Dengan menjalankan seluruh infrastruktur di lingkungan cloud privat AWS milik sendiri, kontrol terhadap data finansial dan identitas pelanggan tetap terjaga penuh. Hal ini mempermudah perusahaan mematuhi regulasi perlindungan privasi data pribadi tanpa harus mengirim dokumen sensitif ke layanan pihak ketiga yang tidak tersertifikasi.
  • Efisiensi Anggaran Operasional: Biaya operasional pemrosesan dokumen yang dipatok kisaran puluhan dolar untuk ribuan berkas jauh lebih terjangkau dibandingkan membeli lisensi perangkat lunak IDP proprietary tradisional yang mematok biaya lisensi tahunan yang mahal.

Bagi kamu yang ingin memperdalam keterampilan merancang arsitektur sistem otomatisasi cerdas seperti ini, kamu bisa mengikuti panduan mendalam di kelas AI untuk Developer yang mengulas berbagai teknik integrasi kecerdasan buatan ke aplikasi produksi modern.

Sumber & referensi

  1. 01

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Classai dengan bantuan AI berdasarkan sumber di atas — bukan terjemahan. Ada yang keliru? Kabari kami di [email protected].

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa itu Amazon Bedrock AgentCore IDP?

Amazon Bedrock AgentCore IDP adalah arsitektur pemrosesan dokumen cerdas berbasis multi-agent di AWS yang bisa mengklasifikasikan, mengekstrak, dan memvalidasi dokumen secara otomatis tanpa perlu konfigurasi template kaku.

Kenapa sistem IDP berbasis agen lebih unggul dari template tradisional?

Sistem berbasis agen mampu belajar dari kesalahan validasi secara mandiri. Saat menemukan format baru, agen merumuskan dan menyimpan instruksi ekstraksi baru sehingga dokumen berikutnya langsung diproses otomatis tanpa campur tangan teknisi.

Berapa perkiraan biaya menjalankan solusi IDP ini di AWS?

Untuk beban kerja 10 dokumen latihan dan 1.000 dokumen operasional per bulan di region US East, biayanya berkisar $58 per bulan. Sekitar 85 persen dari total biaya tersebut berasal dari inferensi model bahasa di Amazon Bedrock.

Apa yang terjadi saat dokumen baru memiliki format yang belum pernah dikenali?

Dokumen baru akan dialihkan ke alur pelatihan (*training workflow*). Agen AI akan menganalisis teks, membuat prompt ekstraksi, mengecek aturan bisnis, dan menyimpan formula instruksi tersebut ke dalam basis data vektor untuk dipakai kembali nanti.

Luthfi

Classai Weekly

dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB

Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.

  • 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
  • Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
  • 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
  • Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan

Dengan mengirim, kamu setuju menerima email dari Classai sesuai Kebijakan Privasi. Bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Lihat contoh edisi

Bermanfaat? Bagikan ke tim atau temanmu.

Langkah berikutnya

Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.

Daftar, isi saldo mulai puluhan ribu rupiah, dan panggil model AI pilihanmu dari kode yang sudah ada.

Ditulis oleh

Tim Engineering Classai

Pengembang Classai Router

Tim Engineering Classai membangun dan menjalankan Classai Router, gateway API AI yang kompatibel dengan format OpenAI dan Anthropic. Kami menulis panduan teknis dari pengalaman mengoperasikan API AI setiap hari.

Baca juga

Artikel terkait

Semua Developer