Photon Yakin AI Agent Pengganti Aplikasi, Dapat Dana $4,5 Juta
Photon bikin pemakaman aplikasi mobile beneran di gereja, lalu dapat dana $4,5 juta buat bikin AI agent yang bisa dipakai lewat iMessage dan WhatsApp.
· 5 menit baca

Inti singkat
- Photon dapat dana seed $4,5 juta buat bikin AI agent yang gantiin peran aplikasi mobile.
- Lebih dari 40.000 developer udah daftar, revenue Photon naik 10x dalam 4 bulan.
- Agen Photon jalan lewat iMessage, WhatsApp, Telegram, SMS, RCS, email, sampai voice.
- Versi hosted Photon punya uptime 99.95% dan udah SOC 2 Type II plus HIPAA-compliant.
- CEO Photon bilang pergeseran dari aplikasi ke agen AI itu nggak terhindarkan, cuma butuh waktu.
Daftar isi6 bagian
- 01
- 02
- 03
- 04
- 05
- 06
Startup AI bernama Photon baru dapat dana segar $4,5 juta buat ngembangin agen AI yang menurut mereka bakal gantiin peran aplikasi mobile. Buat ngerayain visinya, Photon sampai bikin acara pemakaman aplikasi beneran, lengkap dengan peti mati buat ikon-ikon app.
Kedengarannya lebay, tapi ini beneran kejadian. Seperti dilaporkan TechCrunch, Photon menggelar acara "app funeral" di sebuah gereja di San Francisco tanggal 17 September, isinya panel bareng Vercel, Stripe, dan OpenAI, plus peti mati sungguhan buat ikon aplikasi. Acara ini sekaligus jadi developer day buat Photon ngumumin pendanaan barunya.
Checklist gratis · gratis
Checklist 30 Hari Belajar AI untuk Kerja
Rencana harian 15–30 menit untuk menjadikan AI kebiasaan kerja, lengkap dengan tracker waktu yang dihemat.
- Rencana 30 hari yang bisa dicicil 15–30 menit sehari
- Checklist harian dari fondasi sampai workflow
- Tracker untuk mengukur jam kerja yang dihemat
- Ide portofolio untuk menunjukkan skill AI-mu
Apa itu Photon dan kenapa mereka bikin pemakaman aplikasi?
Photon itu startup yang bikin tools buat developer yang mau bangun agen AI yang jalan di iMessage dan WhatsApp. Jadi bukan bikin aplikasi baru yang harus di-download orang, tapi bikin agen yang langsung chat sama user lewat aplikasi pesan yang udah ada di HP mereka.
Ide ini muncul waktu co-founder Daniel Tian (CEO) dan Ryan Zhu (CTO) masih jadi mahasiswa dan sering bikin aplikasi konsumen di hackathon. Masalahnya selalu sama: susah banget bikin orang mau download aplikasi baru. Pas mereka bikin bot yang balas chat iMessage otomatis dan di-open source-in di GitHub, ribuan developer langsung ikutan pakai. Dari situ mereka all-in — Tian keluar dari program M&T di UPenn, Zhu keluar dari SMA dan jadi visiting student di MIT Media Lab.
Sampai sekarang, versi open source Photon masih jadi 98% dari total pemakaiannya. April kemarin mereka baru bikin versi berbayar dengan uptime 99.95%, plus udah SOC 2 Type II dan HIPAA-compliant — jadi bisa dipakai juga buat kasus kesehatan.
AI Agent Pengganti Aplikasi: Beneran Bisa Gitu?
Ini pertanyaan yang paling banyak muncul begitu baca judul beritanya. Jawaban dari CEO Photon sendiri: butuh waktu, tapi arahnya emang ke sana.
"Jujur aja, bakal butuh waktu, tapi menurutku arahnya emang nggak bisa dihindari," kata Daniel Tian, CEO Photon.
Tesis Photon sederhana: orang udah males install aplikasi baru. Mereka lebih pengin akses ke agen AI lewat aplikasi pesan yang udah dipakai sehari-hari, kayak iMessage dan WhatsApp. Bukti pendukungnya ada di Meta Muse, aplikasi AI yang sempat jadi nomor satu di app store — nunjukin kalau interaksi lewat chat emang lagi digemari.
Tapi Tian nggak cuma mikirin konsumen. Dia lihat peluang gede buat developer yang mau aplikasi mereka jalan di banyak kanal pesan sekaligus, bukan cuma satu platform doang.
Gimana Cara Kerja Agen AI Chat Lewat iMessage dan WhatsApp?
Photon ngasih paket tools ke developer yang isinya:
- Unified API — satu API buat ngatur agen di banyak kanal pesan sekaligus.
- Extensible channel framework — biar agen bisa jalan di iMessage, WhatsApp, Telegram, SMS, RCS, email, sampai voice.
- Command-line interface (CLI) — buat developer ngatur dan deploy agen dari terminal.
- Observability suite — buat ngecek performa dan perilaku agen secara real-time.
Klien yang udah pakai Photon lumayan beragam: Corgi Insurance, aplikasi social introduction Boardy, platform dating Gen Z Ditto, business banking Rho, finance assistant Fliptexts, sampai AI email client Slashy. Teknologinya juga jadi layer di bawah Hermes agent milik Nous Research, serta QClaw dan NanoClaw dari Tencent.
Angka-Angka di Balik Pendanaan Photon
Biar kebayang seberapa cepat Photon tumbuh, ini rangkuman angka yang mereka umumin:
| Metrik | Angka |
|---|---|
| Dana seed baru | $4,5 juta |
| Developer terdaftar | 40.000+ |
| Pertumbuhan revenue | 10x dalam 4 bulan |
| Churn pelanggan | di bawah 3% |
| Pertumbuhan volume messaging | 5x dalam sebulan terakhir |
| Uptime versi hosted | 99,95% |
Pendanaan seed ini di-co-lead sama Gradient dan A*, dengan partisipasi Vercel, HSG (HongShan), Z Fellows, Llama Ventures, Karman, dan beberapa angel investor lain. Vercel sendiri juga jadi salah satu technology partner Photon lewat produk Eve dan ChatSDK.
Aplikasi vs AI Agent: Dampaknya Buat Developer dan Bisnis di Indonesia
Buat kamu yang kerja di dunia developer atau punya bisnis kecil, tren ini layak diperhatikan. Alasannya karena bikin aplikasi mobile itu mahal dan susah, sementara bikin agen yang jalan di WhatsApp — yang udah dipakai hampir semua orang di Indonesia — jauh lebih murah dan nggak butuh effort bikin orang download apa-apa.
Buat UMKM, ini artinya kamu bisa bikin layanan customer service, booking, atau notifikasi otomatis cuma lewat WhatsApp, tanpa harus investasi bikin aplikasi sendiri. Buat developer, ini peluang baru buat nawarin jasa bikin agen chat ke klien yang pengin cepat masuk pasar tanpa proses app store yang ribet.
Buat yang mau mendalami cara tim kecil mulai adopsi AI, baca juga Cara Memulai AI di Tim Kecil. Kalau kamu penasaran soal infrastruktur di balik agen AI yang makin kompleks, ada juga bahasan AI Agents Butuh Sistem Operasi Sendiri yang relevan buat ngerti arah industri ini.
Cara Coba Bikin AI Agent Sendiri Pakai Classai Router
Kamu nggak perlu nunggu Photon masuk Indonesia buat nyobain bikin agen chat sendiri. Konsepnya sama: agen butuh model bahasa di belakangnya buat ngerti pesan dan balas secara natural.
Lewat Classai Router, kamu bisa pakai satu API key buat nyambungin ke banyak model sekaligus — cocok buat eksperimen sebelum milih mana yang paling pas buat bot chat kamu. Buat agen chat yang murah dan responsif, DeepSeek V4.1 Flash (Rp160/Rp800 per 1 juta token) atau Claude Haiku 4.5 (Rp160/Rp800) bisa jadi pilihan hemat buat mulai. Kalau butuh respons yang lebih natural dan kontekstual, Kimi K3 (Rp4.000/Rp5.000) juga tersedia di daftar model.
Berikut contoh prompt buat ngatur persona agen chat kamu sebelum dihubungkan ke API:
Kamu adalah asisten customer service untuk toko online [nama bisnis]. Balas pesan pelanggan di WhatsApp dengan bahasa santai, singkat, dan ramah. Kalau pelanggan tanya soal stok atau pengiriman, minta nomor order dulu. Jangan kasih info harga yang belum dikonfirmasi tim.Kalau kamu pemilik bisnis yang pengin ngerti strategi adopsi AI secara lebih lengkap — bukan cuma teknis — kelas AI untuk Pemilik Bisnis & UMKM bisa jadi langkah awal yang pas.
Sumber & referensi
- 01
TechCrunch · 1 Oktober 2026
Photon held a funeral for mobile apps. Now it has $4.5M to help replace them with agents.
Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Classai dengan bantuan AI berdasarkan sumber di atas — bukan terjemahan. Ada yang keliru? Kabari kami di halo@classai.id.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa itu Photon dan kenapa bikin acara pemakaman aplikasi?
Photon adalah startup yang bikin tools buat developer membangun agen AI yang jalan lewat iMessage dan WhatsApp. Mereka bikin acara pemakaman aplikasi mobile secara simbolis buat nunjukin keyakinan kalau aplikasi bakal digantikan agen AI, sambil ngumumin pendanaan seed $4,5 juta.
Apa itu AI agent pengganti aplikasi?
AI agent pengganti aplikasi adalah program AI yang bisa ngerjain fungsi aplikasi mobile tanpa perlu di-download, karena jalan langsung di aplikasi chat yang udah dipakai orang seperti WhatsApp atau iMessage. Konsepnya Photon bikin orang nggak perlu install app baru buat pakai sebuah layanan.
Gimana cara agen AI Photon kerja lewat WhatsApp dan iMessage?
Photon ngasih unified API, framework kanal, CLI, dan observability suite ke developer buat bikin agen yang jalan di banyak kanal pesan sekaligus seperti iMessage, WhatsApp, Telegram, SMS, RCS, email, dan voice. Developer cukup bangun satu agen, lalu nyambungin ke kanal-kanal itu lewat tools Photon.
Apakah aplikasi mobile bakal benar-benar hilang gara-gara AI agent?
Menurut CEO Photon Daniel Tian, pergeseran dari aplikasi ke agen AI itu nggak terhindarkan tapi butuh waktu lama. Sampai sekarang aplikasi mobile masih dipakai luas, cuma makin banyak developer mulai eksperimen bikin agen chat sebagai alternatif yang lebih ringan.
Bisa nggak developer di Indonesia bikin agen chat kayak Photon?
Bisa, karena konsepnya sama: butuh model bahasa di belakang agen buat ngerti dan balas pesan. Kamu bisa pakai layanan seperti Classai Router buat nyambungin model AI ke sistem chat kamu sendiri, meski Photon secara khusus belum diumumkan tersedia di Indonesia.

Classai Weekly
dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB
Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.
- 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
- Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
- 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
- Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan
Langkah berikutnya
Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.
Daftar, isi saldo mulai puluhan ribu rupiah, dan panggil model AI pilihanmu dari kode yang sudah ada.
Ditulis oleh
Pengembang Classai Router
Tim Engineering Classai membangun dan menjalankan Classai Router, gateway API AI yang kompatibel dengan format OpenAI dan Anthropic. Kami menulis panduan teknis dari pengalaman mengoperasikan API AI setiap hari.


