Tools AI

Aplikasi Wabi AI Rilis: Asisten Pintar yang Bisa Diajak Group Chat

Pendiri Replika resmi ngerilis Wabi ke publik. Asisten AI ini punya konsep multiplayer dan bisa bikin mini apps otomatis di dalam chat.

Tim Redaksi Classai

· 4 menit baca

Tampilan antarmuka aplikasi Wabi AI untuk asisten pribadi dan kolaborasi grup chat
Gambar: TechCrunch

Inti singkat

  • Eugenia Kuyda, pendiri Replika, resmi merilis aplikasi Wabi AI untuk semua pengguna.
  • Wabi mengusung format messenger dengan sistem multi-thread agar percakapan AI tidak gampang halusinasi.
  • Begitu terhubung ke email, Wabi otomatis membuat mini apps sesuai kebutuhan tugas dan rutinitas pengguna.
  • Thread Wabi bisa dibagikan layaknya grup chat, memungkinkan beberapa orang berinteraksi dengan AI bersamaan.
  • Layanan Wabi saat ini berstatus gratis dan sudah mengantongi audit keamanan data SOC 2.
Daftar isi5 bagian
  1. 01
  2. 02
  3. 03
  4. 04
  5. 05

Eugenia Kuyda, pendiri chatbot populer Replika, resmi meluncurkan aplikasi Wabi AI untuk semua pengguna dengan konsep asisten pribadi multiplayer yang bisa bikin mini apps sendiri. Berbeda dari chatbot biasa yang cuma ngobrol satu lawan satu, Wabi dirancang mirip aplikasi pesan instan yang bisa dipakai bareng pasangan, keluarga, atau teman setim.

Pernah nggak kamu ngerasa chat sama AI makin lama makin ngaco karena topiknya kecampur-campur? Seperti dilaporkan TechCrunch, masalah inilah yang coba diselesaikan oleh Kuyda. Dua belas tahun lalu di panggung TechCrunch Disrupt, Kuyda sempat mempresentasikan ide bot concierge bernama IO lewat startup Luka sebelum akhirnya melahirkan Replika. Tahun lalu, dia mundur dari posisi CEO Replika dan mendirikan Wabi setelah mengantongi pendanaan pre-seed sebesar $20 juta. Kini, visinya terwujud penuh lewat Wabi 2.0.

Panduan gratis · gratis

30 Prompt AI untuk Kerja (Bahasa Indonesia)

Prompt siap salin untuk email, rapat, laporan, riset, konten, dan belajar — semuanya memakai Rumus PAKET.

  • 30 prompt siap salin untuk 6 jenis pekerjaan
  • Rumus PAKET: Peran, Audiens, Konteks, Ekspektasi, Tampilan
  • Cara memperbaiki jawaban AI yang kurang pas
  • Daftar data yang tidak boleh masuk ke AI

Dengan mengirim, kamu setuju menerima email dari Classai sesuai Kebijakan Privasi. Bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Apa Itu Aplikasi Wabi AI dan Kenapa Berbeda?

Kebanyakan orang kenal Eugenia Kuyda lewat Replika, chatbot pendamping emosional yang bikin pengguna ngerasa punya teman ngobrol. Lewat Wabi, Kuyda membawa pendekatan baru di ranah asisten personal AI untuk menyaingi produk seperti Muse dan Instinct.

Kalau chatbot lain cuma ngasih satu ruang obrolan panjang, Wabi bekerja dengan sistem multi-thread. Tiap thread punya fokus tugas atau tujuan jangka panjang tersendiri. Di dalam tiap thread, Wabi bisa menjalankan custom apps kecil yang membantu rutinitas harianmu.

Kuyda menjelaskan kalau tahun lalu pengguna suka dengan konsep aplikasi mini yang personal daripada solusi seragam di toko aplikasi. Tapi, masalahnya orang malas kalau harus repot bikin aplikasinya sendiri dari nol. Di versi 2.0 ini, giliran agen Wabi yang mengambil inisiatif untuk membangunkan aplikasi mini tersebut secara otomatis.

Fitur Unggulan: Mini Apps Otomatis dan Multi-Thread

Keunikan terbesar aplikasi Wabi AI ada pada kemampuannya menerjemahkan rutinitas menjadi alat bantu visual langsung di ruang chat:

  1. Integrasi Email Langsung: Begitu kamu menyambungkan akun email ke Wabi, AI langsung menganalisis aktivitasmu dan membuatkan beberapa thread beserta aplikasi mini yang relevan.
  2. Aplikasi Mini Sesuai Kebutuhan: Misalnya di thread kesehatan, Wabi bisa memunculkan pelacak berat badan. Sementara di thread keluarga, muncul aplikasi jadwal kegiatan anak terdekat.
  3. Bebas Minta App Baru: Kalau butuh fungsi lain, kamu tinggal minta AI membuatkan aplikasi kustom tambahan atau membuka thread baru kapan saja.
  4. Mencegah Konteks Menumpuk: Satu obrolan yang kepanjangan biasanya bikin AI gampang halusinasi, lupa konteks, atau melanggar batasan keamanan. Pembagian thread bikin memori AI tetap rapi dan terarah.

Konsep Multiplayer: Bikin AI Masuk ke Grup Chat

Hal paling segar yang ditawarkan Wabi adalah fitur kolaborasinya. Menurut Kuyda, asisten AI masa kini masih terjebak pada format obrolan tertutup antara satu pengguna dan mesin. Wabi mendobrak pola itu dengan membuat thread obrolan bisa dibagikan seperti grup chat di WhatsApp atau Telegram.

Kuyda mencontohkan penggunaan pribadinya bareng pasangannya. Di thread khusus berdua, ada deretan aplikasi mini di bagian atas chat:

  • Pelacak jadwal konser musik langsung.
  • Aplikasi kuis harian seputar hubungan mereka.
  • Daftar rekomendasi restoran.
  • Kalender jadwal bersama.
  • Daftar buku yang sedang dibaca bareng beserta rekomendasi bacaan berikutnya.

Di thread keluarga, Kuyda memanfaatkan aplikasi pelacak jadwal anak perempuannya, pencari acara ramah anak di sekitar rumah, sampai kuis latihan bahasa Jepang. Anggota grup bisa saling bertanya pada Wabi soal jadwal anggota lain tanpa perlu kirim pesan terpisah.

Bagaimana Soal Keamanan Data dan Privasi?

Mengizinkan asisten AI mengakses data pribadi seperti email, kalender, hingga rekening bank tentu memicu pertanyaan soal privasi. Di Wabi, setiap data yang dibagikan punya izin akses yang dibatasi per thread (scoped access).

Setiap kali ada anggota grup chat yang meminta informasi personal milikmu, sistem Wabi akan menampilkan notifikasi yang bisa dilihat oleh semua orang di ruangan tersebut. Dari segi standar keamanan, Wabi sudah mengantongi sertifikasi kepatuhan SOC 2 lewat audit independen. Seluruh sistem Wabi beroperasi di cloud dengan mayoritas data pengguna tersimpan di Amerika Serikat.

FiturChatbot BiasaAplikasi Wabi AI
Format ObrolanSatu thread tunggal memanjangMulti-thread per topik tugas
Pembuatan ToolsMengandalkan prompt teksMini apps otomatis di dalam chat
Mode PenggunaanPribadi (1-on-1)Bisa multiplayer (grup bareng rekan/keluarga)
Status AksesLangganan berbayar / freemiumGratis (saat ini belum ada model bisnis)
Sertifikasi AuditBervariasiSudah lolos audit SOC 2

Dampaknya Buat Pengguna di Indonesia dan Cara Mencobanya

Buat pekerja kantoran, keluarga muda, atau tim kecil di Indonesia, konsep asisten AI kolaboratif kayak Wabi membuka cara kerja baru yang lebih praktis. Kamu nggak perlu lagi repot bolak-balik ngecek kalender manual atau pakai banyak aplikasi catatan yang beda-beda cuma buat menyamakan agenda liburan atau proyek keluarga.

Saat ini, Wabi bisa kamu coba secara gratis karena pihak pengembang belum menetapkan model monetisasi berbayar sembari menjajaki putaran pendanaan baru. Kalau kamu terbiasa ngatur jadwal harian lewat aplikasi pesan instan, format Wabi bakal terasa sangat natural di genggaman.

Kalau kamu tertarik mendalami bagaimana cara kerja otomatisasi cerdas seperti ini untuk mengurus pekerjaan harian, kamu juga bisa mempelajari alur kerja AI lewat kelas Fondasi AI untuk Kerja yang disediakan di ekosistem Classai. Memahami cara mengarahkan agen AI bakal mempermudah kamu memanfaatkan asisten seperti Wabi secara maksimal.

Prompt siap pakai
Bikinkan saya rencana jadwal mingguan untuk olahraga lari santai 3 kali seminggu, lengkap dengan menu sarapan sehat sederhana yang mudah disiapkan di pagi hari sebelum berangkat kantor.

Sumber & referensi

  1. 01

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Classai dengan bantuan AI berdasarkan sumber di atas — bukan terjemahan. Ada yang keliru? Kabari kami di [email protected].

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah aplikasi Wabi AI gratis untuk digunakan?

Ya, saat ini aplikasi Wabi AI bisa diakses secara gratis untuk semua pengguna karena pihak pengembang belum menetapkan model bisnis atau biaya langganan.

Siapa pembuat aplikasi Wabi AI?

Wabi AI didirikan oleh Eugenia Kuyda, pengusaha teknologi yang sebelumnya dikenal sebagai pendiri dan mantan CEO chatbot pendamping Replika.

Apa bedanya Wabi AI dengan chatbot AI biasa?

Wabi memakai sistem multi-thread yang memecah tugas ke ruang chat berbeda, otomatis membangun aplikasi mini untuk kebutuhan pengguna, serta bisa digunakan ramai-ramai dalam satu grup chat.

Apakah data pribadi di Wabi AI aman?

Wabi sudah mengantongi kepatuhan SOC 2 yang diaudit secara independen. Akses data dibatasi per thread dan anggota chat bisa melihat saat ada data pribadi yang diakses oleh agen AI.

Luthfi

Classai Weekly

dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB

Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.

  • 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
  • Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
  • 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
  • Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan

Dengan mengirim, kamu setuju menerima email dari Classai sesuai Kebijakan Privasi. Bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Lihat contoh edisi

Bermanfaat? Bagikan ke tim atau temanmu.

Langkah berikutnya

Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.

Belajar langsung dengan studi kasus pekerjaanmu — dipandu langkah demi langkah, dalam bahasa Indonesia.

Ditulis oleh

Tim Redaksi Classai

Editor panduan AI untuk kerja

Tim Redaksi Classai menulis panduan memakai AI untuk pekerjaan sehari-hari profesional Indonesia. Setiap prompt dan langkah di artikel kami dicoba langsung di tools aslinya sebelum terbit, lalu diperbarui saat tools berubah.

Baca juga

Artikel terkait

Semua Tools AI