Scite AI Adalah Apa? Harga Basic & Pro, Fitur, dan Review Oktober 2026
Scite menilai paper lewat cara paper lain mengutipnya: mendukung, membantah, atau sekadar menyebut. Ini harga Basic, Pro, dan Team, fiturnya, cara pakai, dan kapan layak berlangganan.
· 12 menit baca

Ringkasan
- Scite AI adalah platform riset dari Research Solutions (AS) yang mengelompokkan kutipan sebuah paper menjadi mendukung, membantah, atau menyebut (Smart Citations), dengan lebih dari 1,6 miliar sitasi terindeks.
- Harga per 10 Oktober 2026: Basic US$20/bulan atau US$144/tahun, Pro US$50/bulan atau US$480/tahun, Team US$50/kursi/bulan (maks. 15 kursi), Enterprise harga khusus.
- Tidak ada paket gratis di tabel harga; pelanggan individu baru bisa mencoba gratis 7 hari, dan diskon pelajar diminta lewat email.
- Paling cocok untuk mahasiswa pascasarjana, dosen, dan peneliti yang perlu menilai kredibilitas sumber serta memeriksa daftar pustaka sebelum submit jurnal.
- Kekurangan utama: hanya bahasa Inggris, tanpa aplikasi mobile resmi, dan harga dolar tanpa opsi bayar Rupiah.
Daftar isi8 bagian
- 01
- 02
- 03
- 04
- 05
- 06
- 07
- 08
Scite AI adalah platform riset berbasis AI yang menunjukkan apakah sebuah paper ilmiah didukung, dibantah, atau sekadar disebut oleh penelitian sesudahnya, lalu menjawab pertanyaan riset dengan rujukan ke paper aslinya. Paket termurahnya, Basic, dihargai US$20 per bulan (±Rp358.000) atau US$144 per tahun (setara US$12 per bulan), dicek 10 Oktober 2026.
Kalau kamu sedang menyusun skripsi, tesis, atau naskah jurnal, masalahnya sering bukan mencari paper, tapi menilai paper mana yang bisa dipercaya. Jumlah sitasi tinggi belum tentu berarti temuannya kuat. Bisa saja paper itu banyak dikutip justru karena dibantah. Di situlah Scite berbeda dari mesin pencari jurnal biasa. Ulasan ini membahas cara kerjanya, isi tiap paket, kenapa tidak ada paket gratis permanen di daftar harganya, dan kapan alternatif lain lebih masuk akal untuk pengguna Indonesia.
Panduan gratis · gratis
30 Prompt AI untuk Kerja (Bahasa Indonesia)
Prompt siap salin untuk email, rapat, laporan, riset, konten, dan belajar — semuanya memakai Rumus PAKET.
- 30 prompt siap salin untuk 6 jenis pekerjaan
- Rumus PAKET: Peran, Audiens, Konteks, Ekspektasi, Tampilan
- Cara memperbaiki jawaban AI yang kurang pas
- Daftar data yang tidak boleh masuk ke AI
Scite AI adalah apa dan untuk apa?

Scite (scite.ai) adalah platform riset yang kini menjadi bagian dari Research Solutions, perusahaan layanan riset asal Amerika Serikat. Kantor yang tercantum di halaman resminya berada di Henderson, Nevada, dan hak cipta situsnya atas nama Scite LLC. Cara kerja dasarnya pernah dijelaskan tim Scite dalam paper "scite: A smart citation index..." di jurnal Quantitative Science Studies terbitan MIT Press, yang ditautkan dari pusat bantuan resminya.
Fondasinya adalah Smart Citations. Pusat bantuan Scite menjelaskan bahwa Scite membaca teks lengkap artikel (bukan hanya abstrak) lewat perjanjian dengan penerbit dan server preprint seperti arXiv, bioRxiv, dan medRxiv. Setiap kali paper A mengutip paper B, Scite mengambil kalimat tempat kutipan itu muncul, mencatat di bagian mana kutipan itu berada, lalu model deep learning-nya mengelompokkan kutipan itu sebagai supporting (mendukung), contrasting (membantah), atau mentioning (sekadar menyebut).
Angka yang tertulis di halaman depan scite.ai saat dibuka 10 Oktober 2026: lebih dari 1,6 miliar sitasi terindeks, kerja sama dengan 44+ penerbit (termasuk Wiley dan SAGE), mesin yang membaca lebih dari 322 juta artikel full-text, dan lebih dari 2 juta pengguna.
Jadi Scite AI gunanya untuk apa? Tiga hal utama:
- Menilai kredibilitas sumber sebelum kamu mengutipnya, misalnya mengecek apakah teori yang jadi dasar skripsimu masih didukung studi terbaru.
- Mencari literatur lewat Assistant (tanya jawab) dan Search (pencarian di dalam teks paper).
- Memeriksa daftar pustaka naskahmu dari paper yang sudah ditarik (retracted) atau punya catatan editorial.
Platformnya: web di scite.ai, ekstensi browser, plugin Zotero, dan konektor untuk ChatGPT, Claude, Gemini, serta Copilot lewat MCP. Scite tidak punya aplikasi Android atau iOS resmi. Aplikasi bernama "SciteAi: Writing App Advices" yang muncul di Google Play terdaftar atas nama pengembang lain, jadi jangan dikira aplikasi resmi Scite.
Soal bahasa: antarmuka Scite berbahasa Inggris, dan halaman resmi yang kami buka tidak menyebut dukungan Bahasa Indonesia. Karena indeksnya didominasi jurnal internasional, pertanyaan dalam bahasa Inggris paling aman untuk hasil yang relevan.
Harga Scite AI Oktober 2026
Harga di bawah diambil dari halaman harga versi teks resmi Scite (scite.ai/pricing.md, diperbarui 5 Oktober 2026) dan dicek 10 Oktober 2026. Halaman harga interaktifnya menampilkan pemeriksaan keamanan untuk akses otomatis, jadi harga akhir tetap cek di halaman checkout. Kurs yang dipakai: Rp17.881 per US$1 (9 Oktober 2026).
| Paket | Harga resmi | Kira-kira Rupiah | Isi utama |
|---|---|---|---|
| Basic | US$20/bulan, atau US$144/tahun (US$12/bulan) | ±Rp358.000/bulan, atau ±Rp2.575.000/tahun | Assistant tanpa batas, Search full-text, Smart Citation Reports, notifikasi sitasi, konektor Claude dan ChatGPT, 250 kredit MCP/bulan, Collections sampai 1.000 paper |
| Pro | US$50/bulan, atau US$480/tahun (US$40/bulan) | ±Rp894.000/bulan, atau ±Rp8.583.000/tahun | Semua isi Basic, 2.500 kredit MCP/bulan, Collections sampai 10.000 paper, data paten, uji klinis, dan hibah, akses API |
| Team | US$50/kursi/bulan, atau US$480/kursi/tahun (US$40/kursi/bulan) | ±Rp894.000 atau ±Rp715.000 per kursi per bulan | Semua isi Pro untuk tiap anggota, Collections dan alert bersama, analitik pengguna, kelola sendiri sampai 15 kursi |
| Enterprise | Harga khusus (hubungi sales) | - | Pengguna tanpa batas, SAML SSO, akses per domain atau IP, data regulasi seperti FAERS dan FDA 510(k), manajer akun khusus |
Catatan penting soal tagihan:
- Tidak ada paket Free di tabel harga. Halaman harga hanya mencantumkan Basic, Pro, Team, dan Enterprise. Halaman itu juga menegaskan akun Scite gratis tidak mendapat akses MCP. Cara mencoba fitur berbayar adalah uji coba gratis 7 hari untuk pelanggan individu baru, dan langganan bisa dibatalkan sebelum masa uji coba habis supaya tidak tertagih.
- Diskon tahunan cukup besar untuk Basic. US$144 per tahun dibanding 12 x US$20 = US$240 berarti hemat sekitar 40%. Untuk Pro, US$480 dibanding US$600 berarti hemat 20%.
- Diskon pelajar tidak otomatis. Mahasiswa dan peneliti akademik bisa meminta kode diskon dengan merekomendasikan Scite ke kampusnya, lalu mengirim atau meneruskan rekomendasi itu ke [email protected] dan [email protected]. Besaran diskonnya tidak disebutkan.
- Lisensi kampus. Universitas dan perpustakaan bisa membeli akses Enterprise untuk seluruh sivitas. Sebelum membayar sendiri, tanyakan ke perpustakaan kampusmu apakah sudah berlangganan.
- Pajak dan cara bayar. Harga dalam dolar AS. Layanan digital luar negeri di Indonesia umumnya dikenai PPN 11%, jadi cek apakah harga sudah termasuk pajak di halaman checkout. Karena tidak ada aplikasi mobile, tidak ada opsi bayar Rupiah lewat App Store atau Google Play; siapkan kartu debit atau kredit Visa/Mastercard yang bisa bertransaksi internasional.
- Promo bisa mengubah harga. Halaman harga menulis diskon dan promo dapat mengubah harga di checkout.
Fitur utama Scite AI
Smart Citations dan Smart Citation Reports
Setiap paper punya halaman laporan (report page) yang menampilkan jumlah kutipan yang mendukung, membantah, dan menyebut, lengkap dengan potongan kalimat dari paper pengutip. Menurut pusat bantuannya, kutipan bisa difilter berdasarkan bagian paper tempat kutipan muncul (misalnya Pendahuluan atau Diskusi) dan jenis publikasinya. Artinya buat kamu: sebelum memakai satu studi sebagai pijakan, kamu bisa membaca langsung bagaimana peneliti lain menilainya, bukan hanya melihat angka sitasi.
Scite Assistant
Assistant adalah tanya jawab berbasis literatur. Halaman resminya menyebut setiap klaim yang dibuat AI-nya tertaut ke kalimat spesifik di paper sumbernya, sehingga bisa dicek dengan satu klik. Ada juga Table Mode yang, menurut pusat bantuannya, menampilkan hasil sebagai tabel per paper dengan ringkasan, dan kamu bisa menambah kolom sendiri untuk menggali informasi tertentu dari tiap artikel. Ini praktis untuk matriks tinjauan pustaka.
Search full-text
Selain pencarian berdasarkan judul dan abstrak, Scite punya pencarian di dalam kalimat sitasi (Citation Statement Search). Kamu bisa mencari bagaimana peneliti lain membicarakan sebuah konsep, lalu menyaring hasil berdasarkan jumlah kutipan pendukung atau pembantah dan ada tidaknya catatan retraksi.
Reference Check
Unggah PDF naskahmu, lalu Scite membuat laporan berisi daftar referensi yang terdeteksi, referensi yang punya catatan editorial atau sudah ditarik, dan berapa kali tiap referensi didukung atau dibantah. Fitur ini relevan sekali sebelum submit ke jurnal atau sidang, karena mengutip paper yang sudah ditarik bisa jadi catatan serius dari reviewer.
Collections dan alert
Collections menyimpan kumpulan paper (sampai 1.000 di Basic, 10.000 di Pro), memantau sitasi baru, dan mengirim notifikasi kalau ada retraksi atau catatan editorial. Cocok untuk memantau literatur topik skripsi atau riset jangka panjang.
MCP, API, dan integrasi
Scite MCP menghubungkan ChatGPT, Claude, Gemini, Copilot, dan asisten lain yang mendukung MCP ke database Scite. Halaman MCP-nya mencatat lebih dari 26 juta pemakaian saat dibuka 10 Oktober 2026. Jadi kamu bisa tetap bekerja di chatbot favorit, tapi jawabannya dirujukkan ke paper nyata. Ada juga plugin Zotero, ekstensi browser yang menampilkan jumlah kutipan pendukung dan pembantah saat kamu membuka sebuah paper, serta API untuk paket Pro ke atas.
Tampilan dan cara pakai Scite (UI/UX)

Halaman depan Scite sederhana. Di bagian atas ada menu Features, Integrations, Data, Rankings, dan Pricing, plus tombol Log In dan Start Free Trial berwarna biru. Di tengah ada judul "AI for Research" dengan satu kolom pertanyaan, dan di bawahnya keterangan bahwa Scite membaca lebih dari 322 juta artikel full-text. Lima kartu berikutnya merangkum nilai jualnya: cakupan luas, pencarian full-text, Smart Citations, bukti yang bisa diverifikasi, dan jumlah pengguna.

Area kerja utamanya ada di halaman Assistant. Dari tangkapan layar halaman publiknya terlihat:
- Menu kiri berisi Assistant, Search, Collections, dan MCP, lalu tombol New Chat dan daftar RECENT. Riwayat chat hanya tersimpan kalau kamu sudah memulai uji coba.
- Kolom utama bertanya "What are you researching?" dengan petunjuk "Ask a question or paste a claim to fact-check". Jadi kamu bisa menempel satu klaim (misalnya kalimat dari draf skripsimu) untuk dicek ke literatur.
- Opsi di bawah kolom: kotak centang Table Mode, tombol tambah, dan ikon pengaturan pencarian.
- Contoh pertanyaan siap klik, misalnya mencari artikel open access tentang restorasi terumbu karang sejak 2022, atau celah riset tentang intervensi literasi keuangan.
Alur pakainya kira-kira begini: daftar dan mulai uji coba 7 hari, tulis pertanyaan atau tempel klaim di Assistant, baca jawabannya lalu klik rujukan untuk melihat kalimat aslinya di paper, simpan paper yang relevan ke Collections, dan sebelum submit jalankan Reference Check pada naskahmu.
Untuk pemula, tata letaknya mirip chatbot umum sehingga cepat dipahami. Bagian yang butuh adaptasi justru membaca label supporting, contrasting, dan mentioning, karena itu bukan penilaian benar-salah, melainkan cara penulis lain mengutip. Versi mobile hanya lewat browser HP, tanpa aplikasi resmi.
Performa Scite AI dan cocok untuk siapa
Klaim utama Scite adalah jawabannya berasal dari paper nyata. Halaman depannya menyebut setiap jawaban didasarkan pada paper sungguhan dan setiap klaim tertaut ke kalimat sumbernya. Kekuatan lainnya adalah akses ke konten berbayar (paywalled): Scite menyebut database-nya dibangun dari perjanjian lisensi dengan 44+ penerbit plus seluruh korpus open access. Kami tidak menguji akurasinya secara langsung, jadi tetap baca paper aslinya sebelum mengutip.
Contoh pemakaian yang masuk akal:
- Mahasiswa S1 sampai S3: mengecek apakah teori utama di Bab 2 masih didukung studi terbaru, mencari paper yang membantah untuk bagian diskusi, dan memeriksa daftar pustaka dari referensi yang sudah ditarik.
- Dosen dan peneliti: memantau sitasi paper sendiri lewat alert, menyusun tinjauan pustaka dengan Table Mode, dan memastikan naskah aman sebelum dikirim ke jurnal. Kalau kamu dosen yang ingin memakai AI lebih luas untuk mengajar, kelas AI untuk Guru & Educator bisa melengkapi.
- Tenaga kesehatan dan industri farmasi: paket Pro ke atas menambah data uji klinis, paten, dan hibah; Enterprise menambah data keamanan obat dan alat kesehatan.
- Pengguna ChatGPT atau Claude: memasang Scite MCP supaya jawaban chatbot merujuk ke paper yang bisa diverifikasi.
Batasan yang perlu kamu tahu:
- Bahasa. Indeksnya didominasi jurnal internasional. Jurnal nasional berbahasa Indonesia yang tidak terindeks penerbit mitra kemungkinan tidak ikut terbaca, jadi tetap pakai Garuda atau Google Scholar untuk sumber lokal.
- Label bukan vonis. Kutipan "contrasting" berarti ada penulis yang menemukan hasil berbeda, bukan berarti paper itu salah. Baca konteks kalimatnya.
- Tidak ada paket gratis permanen. Setelah 7 hari uji coba, kamu harus berlangganan atau mencari akses lewat kampus.
- Butuh kartu internasional karena tidak ada opsi tagihan Rupiah lewat toko aplikasi.
Kelebihan dan kekurangan Scite AI
Kelebihan
- Smart Citations menunjukkan konteks setiap kutipan (mendukung, membantah, menyebut), sesuatu yang tidak diberikan angka sitasi biasa.
- Basic sudah mencakup Assistant tanpa batas, Search full-text, dan Smart Citation Reports.
- Reference Check menandai referensi yang ditarik atau punya catatan editorial sebelum naskah dikirim.
- Membaca teks lengkap dari 44+ penerbit mitra, termasuk konten berbayar, bukan hanya abstrak.
- Terhubung ke ChatGPT, Claude, Gemini, dan Copilot lewat MCP, plus plugin Zotero dan ekstensi browser.
- Pro dan Team menambah data paten, uji klinis, hibah, serta akses API.
Kekurangan
- Tidak ada paket gratis di tabel harga; hanya uji coba 7 hari, dan akun gratis tidak termasuk MCP.
- Tidak ada aplikasi Android maupun iOS resmi.
- Antarmuka hanya dalam bahasa Inggris dan kurang cocok untuk literatur lokal berbahasa Indonesia.
- Diskon pelajar harus diminta lewat email dengan merekomendasikan Scite ke kampus, besarannya tidak jelas.
- Harga dalam dolar AS tanpa opsi bayar Rupiah.
Scite AI vs alternatif: Consensus, Perplexity, dan Gemini Notebook
| Tool | Harga awal (dicek Oktober 2026) | Kekuatan utama |
|---|---|---|
| Scite | Basic US$20/bulan, atau US$12/bulan tahunan; tanpa paket gratis | Konteks kutipan (mendukung/membantah), Reference Check, MCP |
| Consensus | Free US$0; Pro US$20/bulan, atau US$12/bulan tahunan | Rangkuman jawaban dari paper ilmiah, ada paket gratis |
| Perplexity | Free; Pro Rp349.000/bulan lewat App Store | Mesin jawaban web real-time dengan sumber, cakupan umum |
| Gemini Notebook | Gratis dengan akun Google; Google AI Plus Rp75.000/bulan | Tanya jawab dari dokumen yang kamu unggah sendiri |
Pilih Consensus kalau kamu butuh rangkuman cepat dari banyak paper dan ingin mulai gratis (review Consensus, perbandingan Consensus vs Scite). Pilih Perplexity untuk riset umum yang tidak harus jurnal ilmiah (review Perplexity, Perplexity vs Scite). Pilih Gemini Notebook kalau kamu sudah punya PDF jurnal dan ingin bertanya langsung ke dokumen itu (review NotebookLM, Gemini Notebook vs Scite). Pilih Scite kalau pertanyaan utamamu adalah "apakah temuan ini masih bisa dipercaya?". Untuk opsi riset jurnal lain, lihat juga review SciSpace dan review Semantic Scholar.
Kesimpulan: Scite AI worth it atau tidak?
Scite punya satu keunggulan yang sulit ditiru: ia memberi tahu bagaimana sebuah paper dinilai oleh paper-paper sesudahnya. Untuk pekerjaan yang menuntut sumber kuat, nilai itu nyata.
- Mahasiswa S1 yang sesekali butuh referensi: belum perlu langganan. Mulai dari tool gratis seperti Consensus Free, Semantic Scholar, atau Gemini Notebook, lalu manfaatkan uji coba 7 hari Scite menjelang finalisasi skripsi untuk menjalankan Reference Check.
- Mahasiswa S2/S3 dan peneliti aktif: Basic tahunan (setara US$12 per bulan) layak dipertimbangkan, apalagi kalau kamu rutin menulis naskah jurnal. Cek dulu apakah kampusmu punya lisensi Enterprise.
- Pengguna berat ChatGPT atau Claude untuk riset: Basic sudah memberi 250 kredit MCP per bulan; naik ke Pro kalau butuh 2.500 kredit, API, atau data paten dan uji klinis.
- Tim lab: Team masuk akal kalau butuh Collections dan alert bersama, sampai 15 kursi tanpa harus lewat sales.
Apa pun pilihanmu, AI riset tetap alat bantu, bukan pengganti membaca paper. Kalau ingin membangun kebiasaan memakai AI dengan aman dan teliti, mulai dari kelas gratis Fondasi AI untuk Kerja, lalu lanjutkan ke AI untuk Guru & Educator kalau kamu mengajar di kampus atau sekolah.
Sumber & referensi
- 01
- 02
- 03
- 04
- 05
Research Solutions
What is Scite? (pusat bantuan) - 06
Research Solutions
How to use the Scite Reference Check
Review ini disusun Tim Classai dengan bantuan AI dari halaman resmi, dokumentasi, dan tangkapan layar halaman publik di atas — tanpa akun berbayar. Harga bisa berubah sewaktu-waktu; cek lagi di halaman resminya sebelum berlangganan. Ada yang keliru? Kabari kami di [email protected].
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Scite AI untuk apa?
Scite AI dipakai untuk mencari dan menilai literatur ilmiah. Ia menunjukkan apakah sebuah paper didukung, dibantah, atau hanya disebut oleh penelitian lain, menjawab pertanyaan riset dengan rujukan ke paper, dan memeriksa daftar pustaka naskah dari referensi yang sudah ditarik.
Scite AI bayar berapa?
Paket Basic US$20 per bulan (±Rp358.000) atau US$144 per tahun, Pro US$50 per bulan atau US$480 per tahun, dan Team US$50 per kursi per bulan, dicek 10 Oktober 2026. Enterprise untuk kampus dan organisasi memakai harga khusus.
Apakah Scite AI gratis?
Tidak ada paket gratis permanen di tabel harga Scite per Oktober 2026. Pelanggan individu baru bisa memakai uji coba gratis 7 hari dan membatalkannya sebelum masa uji coba habis supaya tidak tertagih.
Bagaimana cara menggunakan Scite AI gratis?
Cara resminya adalah lewat uji coba 7 hari: daftar di scite.ai, klik Start Free Trial, lalu pakai Assistant, Search, dan Reference Check selama masa uji coba. Cek juga apakah kampusmu punya lisensi Enterprise Scite lewat perpustakaan.
Apakah Scite AI bisa bahasa Indonesia?
Antarmuka Scite berbahasa Inggris dan halaman resminya tidak menyebut dukungan Bahasa Indonesia. Karena indeksnya didominasi jurnal internasional, pertanyaan dalam bahasa Inggris memberi hasil paling relevan.
Apa bedanya Scite dengan Consensus?
Consensus fokus merangkum jawaban dari banyak paper dan punya paket gratis, sedangkan Scite fokus pada konteks kutipan: apakah sebuah temuan didukung atau dibantah studi lain, plus Reference Check untuk daftar pustaka.

Classai Weekly
dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB
Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.
- 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
- Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
- 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
- Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan
Langkah berikutnya
Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.
Belajar langsung dengan studi kasus pekerjaanmu — dipandu langkah demi langkah, dalam bahasa Indonesia.
Ditulis oleh
Review tools AI untuk kerja
Tim Classai mengulas tools AI satu per satu untuk profesional, UMKM, mahasiswa, dan kreator Indonesia: harga langganan dalam rupiah dari halaman resmi, fitur, tampilan, serta kelebihan dan kekurangannya. Harga dan fitur dicek ulang dari sumber resmi sebelum terbit.


