ChatGPT Desain CAD PCB: Cara OpenAI Rancang Hardware Nyata
Bukan cuma jago nulis kode software, model AI OpenAI kini dipakai buat merancang sirkuit PCB, bodi CAD, sampai simulasi uji tabrak mobil nyata.
· 10 menit baca

Inti singkat
- OpenAI memakai GPT-6 dan Astra untuk merancang bodi fisik, sirkuit PCB, dan firmware perangkat keras tanpa campur tangan editing langsung manusia.
- Proyek prototipe perangkat fisik berhasil diselesaikan dua orang staf dalam waktu kurang dari seminggu dan diproduksi pabrik rekanan dalam sebulan.
- Penggunaan token AI tim hardware internal OpenAI melejit 23 kali lipat sejak Februari untuk kebutuhan gambar teknik, simulasi, dan perancangan robotik.
- Model riset internal baru mencatat skor 0,875 di tolok ukur BenchCAD 2.0, melampaui skor GPT-6 Astra yang berada di angka 0,594.
- Kolaborasi industri diperluas ke Chip Ganassi Racing untuk rekayasa balik hasil pemindaian 3D dan Mazda untuk simulasi aerodinamika serta keselamatan tabrakan.
Daftar isi8 bagian
- 01
- 02
- 03
- 04
- 05
- 06
- 07
- 08
OpenAI membuktikan bahwa model AI seperti ChatGPT dan Codex kini bisa dipakai merancang perangkat keras fisik secara utuh, mulai dari pemodelan CAD 3D, tata letak jalur sirkuit PCB, sampai penyiapan gambar kerja manufaktur. Langkah ini menandai babak baru kemampuan AI generatif yang selama ini lebih banyak berkutat di kode perangkat lunak murni ke dunia rekayasa fisik.
Kabar ini dibagikan langsung lewat pengumuman resmi riset OpenAI yang membeberkan bagaimana model frontier mereka mempercepat siklus kerja insinyur mekanik, elektro, dan manufaktur. Bukan sekadar wacana teoritis di laboratorium, tim mereka bahkan sudah mencetak prototipe fisik fungsional dan berkolaborasi bareng pelaku industri berat seperti tim balap mobil hingga pabrikan otomotif global.
Buat kamu yang berkecimpung di dunia teknik mesin, elektro, pegiat IoT, atau developer yang sering bersinggungan dengan hardware, eksperimen ini ngasih gambaran jelas soal arah masa depan alur kerja teknik fisik. Yuk, kita bedah tuntas apa saja yang dirilis, performa tolok ukurnya, dan batasan nyata yang masih ada di lapangan.
Panduan gratis · gratis
Panduan Cepat API AI untuk Developer
Dari request pertama sampai siap produksi: contoh kode, streaming, kontrol biaya, keamanan API key, dan penanganan error.
- Contoh request dengan cURL, Python, dan JavaScript
- Streaming dan format OpenAI vs Anthropic
- Cara mengontrol biaya token
- Checklist keamanan dan siap produksi
Bikin Gadget Fisik dari Nol Pakai Astra dan GPT-6
Salah satu bukti paling menarik dari riset ini adalah pembuatan sebuah perangkat fisik khusus tanpa pengeditan langsung sama sekali dari tangan manusia. OpenAI menguji performa model Astra dalam alur kerja multimodal dan computer use (kemampuan AI mengendalikan antarmuka komputer layaknya manusia) untuk mewujudkan perangkat yang dipakai berkomunikasi langsung dengan Codex.
Dalam uji coba ini, GPT-6 ditugaskan mendefinisikan kebutuhan fungsional perangkat, lalu Astra mengeksekusi seluruh rantai desain teknisnya. Alur pembuatannya mencakup empat ranah kerja utama:
- Estetika dan Konsep Desain: Astra merumuskan tampilan visual perangkat dengan mengambil inspirasi dari kolaborasi Work Louder sebelumnya serta referensi visual mainan dan konsol gim.
- Desain Mekanik (CAD): Model ini mendesain enclosure (cangkang pelindung luar) sekaligus struktur penopang internal yang mengunci seluruh komponen agar nggak goyang di dalam wadah.
- Desain Elektronika (PCB): Astra memilih komponen elektronika yang dibutuhkan, lalu merancang tata letak printed circuit board (PCB) beserta jalur koneksi antarkomponen supaya pas dimasukkan ke dalam cangkang mekanik.
- UI/UX dan Perangkat Lunak: Menyiapkan antarmuka pengguna, menulis kode firmware, dan menyusun integrasi perangkat lunak agar alat tersebut bisa tersambung mulus ke Codex.
Hasilnya lumayan mencengangkan: dua orang anggota tim OpenAI mampu menyelesaikan seluruh desain perangkat uji coba ini dalam waktu kurang dari satu minggu sambil mengerjakannya sebagai proyek sampingan. Setelah desain diserahkan ke mitra pabrik perakitan (contract manufacturer), sekumpulan prototipe pertama selesai dirakit dalam kurun waktu di bawah satu bulan.
ChatGPT Desain CAD PCB: Menyatukan Fisik dan Sirkuit Elektronika
Selama ini, mendesain produk fisik selalu menuntut sinkronisasi yang rumit antara insinyur mekanik yang memakai software CAD (Computer-Aided Design) dan insinyur elektro yang mendesain skematik serta routing jalur PCB. Kalau dimensi bodi luar diubah beberapa milimeter saja, tata letak papan PCB sering kali harus dirombak total dari awal biar nggak mentok baut atau dinding dalam.
Lewat riset ini, OpenAI melatih model mereka buat mengoordinasikan perubahan lintas disiplin ilmu tersebut secara otomatis. Model AI diajarkan membaca kebutuhan dimensi bodi fisik, lalu menyusun penempatan komponen elektronika yang presisi. Proses ini mencakup pembuatan gambar kerja dua dimensi (2D manufacturing drawings) dan penyiapan berkas simulasi.
| Tahapan Desain | Peran Model AI OpenAI | Hasil Keluaran Rekayasa |
|---|---|---|
| Konsep & Estetika | Menentukan bahasa visual dan ergonomi perangkat | Sketsa konsep perangkat fisik |
| Desain Mekanik CAD | Merancang bodi luar dan kuncian komponen internal | Model 3D CAD dan gambar kerja 2D |
| Desain Elektronika | Menyeleksi komponen dan menyusun jalur sirkuit | Skematik PCB dan penempatan komponen |
| Software & Firmware | Menulis kode pengendali dan integrasi API | Kode firmware siap pasang |
| Simulasi Teknik | Menyiapkan parameter pengujian struktur & aliran | Berkas konfigurasi simulasi pabrik |
Dengan alur terintegrasi kayak gini, waktu yang biasanya habis buat bolak-balik rapat koordinasi antara tim mekanik dan tim sirkuit bisa dipangkas drastis.
Tim Internal OpenAI: Penggunaan Token Melejit 23 Kali Lipat
Kemampuan baru ini ternyata bukan cuma eksperimen sesaat buat materi publikasi. Di dalam tubuh OpenAI sendiri, tim internal yang menangani rekayasa perangkat keras dan infrastruktur komputasi sudah mengandalkan Codex dan ChatGPT dalam rutinitas kerja harian mereka.
Para engineer OpenAI memanfaatkan AI untuk membuat serta merevisi model CAD, menyiapkan gambar kerja pabrikasi, mengonfigurasi simulasi teknis, hingga memeriksa ulang kualitas desain sebelum masuk tahap produksi. Lingkup pekerjaannya mencakup perancangan perangkat robotik internal hingga infrastruktur server komputasi berskala besar.
Bukti adopsi nyata ini terlihat dari metrik penggunaan: sejak Februari, konsumsi token AI di kalangan tim hardware OpenAI melonjak hingga 23 kali lipat. Praktisi internal seperti Grace Lam (Forward Deployed Engineer), Qiong Wang (Member of Technical Staff), dan Jackie Lee (Member of Infrastructure Staff) secara rutin memasukkan model AI ke dalam alur kerja rekayasa fisik mereka untuk mempercepat eksperimen.
Tolok Ukur BenchCAD 2.0 dan Riset Evaluasi Model
Untuk mengukur seberapa andal model AI dalam tugas perancangan fisik, OpenAI menggunakan tolok ukur pengujian bernama BenchCAD 2.0. Tolok ukur ini mengombinasikan kemampuan pemrograman tingkat tinggi dengan pemahaman logika rekayasa fisik.
Ujian di dalam BenchCAD 2.0 berfokus pada dua hal krusial:
- Kemampuan merekonstruksi part 3D dan susunan perakitan mekanis (assemblies).
- Kemampuan mengidentifikasi sambungan kelistrikan pada papan sirkuit terpadu.
| Model Pengujian | Mode Nalar (Reasoning Setting) | Rata-Rata Skor BenchCAD 2.0 |
|---|---|---|
| GPT-6 Astra | Pengaturan Nalar Tertinggi (Highest Reasoning) | 0,594 |
| Model Riset Internal Baru | Pengaturan Pengembangan Terbaru | 0,875 |
Lompatan skor dari 0,594 milik GPT-6 Astra ke angka 0,875 pada model internal terbaru membuktikan bahwa pemahaman AI terhadap geometri ruang tiga dimensi dan logika skematik elektronika berkembang sangat pesat. Pengembangan evaluasi teknis ini sejalan dengan rangkaian riset evaluasi mendalam OpenAI lainnya, seperti yang dipublikasikan dalam riset LifeVal.

Evaluasi berkala seperti BenchCAD 2.0 dan LifeVal ini menjadi acuan penting sebelum sebuah model frontier ditugaskan menangani kalkulasi teknis yang berisiko tinggi.
Menjaga Keamanan Model dan Kolaborasi Industri Nyata
Menerapkan model frontier untuk merancang objek fisik dan keselamatan memerlukan pengawasan ketat. OpenAI terus meneliti cara mendeteksi ketidakselarasan (misalignment) pada model frontier agar keputusan rekayasa yang diambil AI tetap aman dan bisa dipertanggungjawabkan.

Selain riset keamanan internal, OpenAI menggandeng mitra industri berat untuk memvalidasi keluaran model AI pada kasus nyata di lapangan. Kolaborasi ini melibatkan tim insinyur manusia yang memeriksa langsung akurasi teknis dan kelayakan produksi hasil desain model AI.
1. Chip Ganassi Racing (CGR)
OpenAI memperluas kerja samanya dengan tim balap legendaris Chip Ganassi Racing. Melalui tim riset dan pengembangan (R&D) CGR, mereka menguji alur kerja otomatis yang mengubah hasil pemindaian 3D (3D scan) dari komponen balap yang sudah ada menjadi model CAD yang bisa diedit ulang beserta gambar manufaktur 2D.
Proses rekayasa balik (reverse engineering) ini sangat berguna pas tim balap nggak punya berkas desain asli dari komponen mobil lama. Insinyur CGR meninjau setiap model dan gambar yang dihasilkan untuk memastikan part tersebut aman dan benar-benar bisa diproduksi ulang di bengkel permesinan.
2. Mazda Motor Corporation
Kolaborasi riset anyar juga dijalin bersama pabrikan otomotif Mazda. Tim riset dan Forward Deployed Engineering OpenAI bekerja bareng insinyur aerodinamika serta keselamatan tabrakan (crash-safety) Mazda.
Proyek ini mengeksplorasi penggunaan model AI untuk mengevaluasi desain kendaraan baru melalui simulasi aliran udara (airflow) dan perilaku deformasi struktural saat terjadi benturan. Fokusnya adalah mencari titik keseimbangan terbaik antara peningkatan performa aerodinamika, keselamatan kabin, estetika bentuk bodi, dan efisiensi biaya manufaktur.
Eksplorasi bersama mitra industri otomotif dan balap ini juga dibarengi upaya OpenAI untuk terus bekerja sama dengan komunitas akademik demi membangun pemahaman ilmiah yang kuat seputar perilaku model AI saat menangani persoalan dunia nyata.

Melalui sinergi antara dunia akademik, industri manufaktur, dan riset AI, standardisasi penerapan model cerdas pada rekayasa fisik diharapkan bisa semakin matang dan aman.
Batasan Manufaktur Nyata yang Masih Dihadapi
Meskipun hasilnya terlihat sangat memukau, OpenAI secara jujur mengakui bahwa teknologi ini masih punya kelemahan yang cukup mendasar saat berhadapan dengan lantai pabrik sesungguhnya.
Pada proyek pembuatan prototipe gadget bersama Astra, perangkat tersebut belum bisa langsung dikirim ke mesin pabrik tanpa campur tangan manusia. Tim masih harus melakukan beberapa putaran peninjauan (review) dan perbaikan manual. Penyebabnya, model Astra belum konsisten dalam memperhitungkan batasan produksi pabrik rekanan, toleransi ukuran presisi permesinan, dan detail perakitan baut atau klip penutup bodi.
Kelemahan inilah yang kini jadi fokus pengembangan OpenAI berikutnya dengan membuka kesempatan kemitraan bagi firma teknik, produsen software CAD, dan vendor manufaktur global.
Langkah Praktis Mencoba Otomasi CAD dan Hardware dengan Prompt AI
Buat kamu yang ingin mulai memanfaatkan AI untuk membantu pekerjaan desain hardware atau elektronika sederhana, kamu bisa mulai melatih model untuk menyusun skrip otomasi CAD atau membuat skematik berbasis kode teks seperti format OpenSCAD atau KiCad netlist.
Berikut langkah yang bisa kamu coba:
- Definisikan Kebutuhan Geometri: Tentukan ukuran dimensi luar, letak lubang baut, dan toleransi ketebalan bahan dalam bentuk angka pasti.
- Gunakan Format Berbasis Kode: Minta model AI membuat skrip OpenSCAD untuk part 3D atau skrip Python untuk FreeCAD daripada meminta berkas biner mentah.
- Validasi Desain di Software Lokal: Buka skrip tersebut di aplikasi CAD kamu, lalu periksa apakah ada tabrakan antarpart (interference fit).
- Kirim Balik Kesalahan ke Model: Kalau ada posisi lubang yang meleset, salin pesan galat atau koordinat yang salah ke AI untuk diperbaiki.
Kamu bisa mencoba prompt terstruktur seperti ini untuk merancang bodi kotak elektronik sederhana:
Kamu adalah insinyur mekanik ahli OpenSCAD. Buat kode OpenSCAD lengkap dan terparameter untuk kotak enclosure dua bagian (bawah dan penutup) dengan spesifikasi berikut:1. Dimensi luar: panjang 100mm, lebar 60mm, tinggi 30mm.2. Ketebalan dinding bodi: 2.5mm seragam di semua sisi.3. Sediakan 4 standoff penahan PCB di bagian dalam bawah dengan diameter 5mm, tinggi 6mm, dan lubang sekrup M3 (diameter 3.2mm) dengan jarak antarlubang 80mm x 45mm.4. Buat bibir pengunci (lip joint) setinggi 1.5mm pada penutup agar pas mengunci ke bodi bawah.Berikan hanya kode OpenSCAD yang bersih dengan komentar penjelas di setiap parameter utama.
Dampak Nyata untuk Industri Teknik dan Maker di Indonesia
Perkembangan ini membawa angin segar sekaligus tantangan baru buat ekosistem manufaktur dan teknologi di Indonesia:
- Akselerasi Prototipe Startup Perangkat Keras: Startup lokal yang bergerak di sektor IoT pertanian, pemantauan logistik, atau perangkat pintar rumah tangga bisa memangkas biaya R&D awal. Pembuatan prototipe fungsional yang dulunya butuh waktu berbulan-bulan kini bisa dipersingkat dalam hitungan minggu.
- Peningkatan Produktivitas Mahasiswa dan Maker: Komunitas perakit hardware dan mahasiswa teknik di Indonesia bisa belajar merancang skematik rumit lebih cepat tanpa harus terhambat rasa takut salah bikin jalur PCB.
- Peluang untuk Industri Komponen Lokal: Jika perancangan bodi dan sirkuit bisa diotomasi, pesanan pembuatan prototipe skala kecil ke bengkel bubut lokal (machining workshop) atau penyedia cetak 3D di berbagai kota berpotensi meningkat.
Untuk mulai mengintegrasikan kemampuan nalar model AI kelas atas ke dalam sistem atau skrip otomasi kantormu tanpa pusing mikirin biaya langganan kartu kredit luar negeri, kamu bisa melirik layanan Classai Router. Platform ini menyediakan satu API key praktis buat mengakses model-model frontier seperti GPT-6 Astra (gpt-6-astra seharga Rp9.720 per 1 juta token input dan Rp48.600 per 1 juta token output) dengan pembayaran rupiah lokal lewat QRIS.
Bagi kamu developer atau mahasiswa yang mau mendalami cara menyambungkan logika AI ke sistem kerja otomasi nyata, kamu juga bisa mempelajari alur kerja integrasi API lewat kelas Tutorial Classai Router Coding atau memahami dasar pemanfaatan model bahasa untuk alur kerja teknis di kelas Kenalan dengan ChatGPT & Codex.
Langkah OpenAI membawa kecerdasan buatan ke ranah atom dan logam membuktikan bahwa batasan antara rekayasa perangkat lunak dan manufaktur fisik kini makin tipis. Masa depan hardware jelas bukan lagi soal menggambar garis manual satu per satu, melainkan bagaimana insinyur mengarahkan nalar AI untuk melahirkan produk fisik yang presisi dan aman.
Sumber & referensi
- 01
OpenAI · 3 November 2026
Accelerating engineering for the physical world
Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Classai dengan bantuan AI berdasarkan sumber di atas — bukan terjemahan. Ada yang keliru? Kabari kami di [email protected].
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah ChatGPT benar-benar bisa mendesain PCB elektronika?
Ya, model mutakhir OpenAI seperti GPT-6 dan Astra sudah mampu memilih komponen elektronika dan merancang tata letak jalur sirkuit PCB agar muat di dalam bodi fisik perangkat. Namun, hasilnya tetap membutuhkan peninjauan manual oleh insinyur sebelum dikirim ke pabrik perakitan.
Apa itu tolok ukur BenchCAD 2.0 yang dipakai OpenAI?
BenchCAD 2.0 adalah tolok ukur untuk menguji kemampuan model AI dalam merekonstruksi bagian atau rakitan 3D dan mengidentifikasi koneksi sirkuit pada papan sirkuit. Model riset internal OpenAI berhasil mencapai skor 0,875 pada tolok ukur ini.
Perusahaan apa saja yang sudah bekerja sama dengan OpenAI untuk riset hardware?
OpenAI bekerja sama dengan tim balap Chip Ganassi Racing untuk mengubah hasil pemindaian 3D menjadi model CAD yang bisa diedit, serta pabrikan mobil Mazda untuk simulasi aerodinamika aliran udara dan uji keselamatan tabrakan kendaraan.
Kenapa hasil desain CAD AI belum bisa langsung diproduksi massal?
Model AI saat ini belum konsisten dalam memperhitungkan batasan toleransi ukuran mikro, detail perakitan mekanis, dan limitasi mesin pabrik rekanan. Oleh karena itu, pengawasan manusia masih mutlak diperlukan untuk mencegah cacat produksi fisik.

Classai Weekly
dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB
Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.
- 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
- Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
- 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
- Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan
Langkah berikutnya
Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.
Daftar, isi saldo mulai puluhan ribu rupiah, dan panggil model AI pilihanmu dari kode yang sudah ada.
Ditulis oleh
Pengembang Classai Router
Tim Engineering Classai membangun dan menjalankan Classai Router, gateway API AI yang kompatibel dengan format OpenAI dan Anthropic. Kami menulis panduan teknis dari pengalaman mengoperasikan API AI setiap hari.


