Uber Bagikan ChatGPT Work ke 30.000 Karyawan: Lompatan Adopsi AI
Uber resmi membagikan ChatGPT Work ke 30.000 karyawannya di seluruh dunia bareng OpenAI. Yuk, intip cara raksasa ride-share ini mengadopsi AI korporat!
· 5 menit baca

Inti singkat
- Uber resmi menggulirkan ChatGPT Work ke lebih dari 30.000 karyawan di seluruh dunia.
- Langkah ini memperluas uji coba awal pada 1.000 karyawan yang mayoritasnya berasal dari divisi non-engineer.
- ChatGPT Work terhubung ke Google Drive, Gmail, Calendar, dan Slack dengan model utama GPT-6.1 Sol.
- Tim teknis Uber tetap memanfaatkan Codex untuk mempercepat alur penulisan kode software.
Daftar isi5 bagian
- 01
- 02
- 03
- 04
- 05
Uber resmi mengumumkan pembagian akses ChatGPT Work ke seluruh karyawannya yang berjumlah lebih dari 30.000 orang di seluruh dunia bareng OpenAI. Langkah ini menandai implementasi skala penuh platform agentic pertama di Uber buat mendukung kerja pengetahuan (knowledge work).
Kabar ini diumumkan langsung lewat laporan resmi OpenAI dan liputan dari TechCrunch. Sebelumnya, Uber cuma menguji coba platform asisten kerja ini ke 1.000 karyawan. Ternyata hasil uji cobanya dinilai sangat oke, sampai akhirnya manajemen memutuskan buat membuka keran akses ke seluruh tim global tanpa terkecuali.

Checklist gratis · gratis
Checklist 30 Hari Belajar AI untuk Kerja
Rencana harian 15–30 menit untuk menjadikan AI kebiasaan kerja, lengkap dengan tracker waktu yang dihemat.
- Rencana 30 hari yang bisa dicicil 15–30 menit sehari
- Checklist harian dari fondasi sampai workflow
- Tracker untuk mengukur jam kerja yang dihemat
- Ide portofolio untuk menunjukkan skill AI-mu
Dari Pilot 1.000 Orang ke 30.000 Karyawan Global
Ekspansi gede-gedean ini nggak terjadi dalam semalam. Awal tahun ini, Uber sempat bikin program percontohan bareng 1.000 staf dari divisi operasional, keuangan (finance), sampai tim produk. Menariknya, mayoritas pengguna awal di tahap uji coba ini justru bukan programmer.
Sumanth Sukumar, VP of Engineering Uber, menyebut sekitar 80% peserta uji coba awal adalah karyawan non-teknis. Mereka memakai asisten AI ini buat berbagai urusan harian, mulai dari menganalisis data operasional yang rumit, melokalkan materi pelatihan ke berbagai bahasa, hingga merancang dashboard interaktif pribadi buat memantau pekerjaan.
Melihat keberhasilan itu, Uber langsung tancap gas membawa platform agen AI ini ke level enterprise. Buat kamu yang penasaran gimana AI serupa dipakai di industri lain, kamu bisa baca artikel kami tentang ChatGPT Work rekonsiliasi kas bisnis yang sempat bikin heboh ritel kuliner beberapa waktu lalu.
Terhubung ke Google Workspace, Slack, dan Model GPT-6.1 Sol
Salah satu kelebihan utama sistem ini ada di integrasinya. ChatGPT Work di lingkungan kerja Uber langsung tersambung ke aplikasi harian yang biasa mereka buka tiap pagi:
- Google Drive & Gmail: Membantu riset dokumen internal dan menyusun draf email penting.
- Google Calendar: Menyiapkan ringkasan singkat sebelum rapat kerja (meeting brief).
- Slack: Menjawab alur koordinasi cepat dan menyelesaikan task multi-langkah.
Nggak cuma urusan nyambung ke aplikasi kerja, Uber juga memakai jajaran model frontier kepunyaan OpenAI. Secara bawaan (default), sistem ini ditenagai oleh model anyar GPT-6.1 Sol yang dirancang buat menyeimbangkan performa tinggi dengan efisiensi biaya. Karyawan juga bebas memakai kemampuan multimodal seperti pemrosesan suara dan pembuatan gambar.

Sementara itu, para developer dan insinyur perangkat lunak Uber bakal tetap memakai Codex buat mempermudah ngoding serta mempercepat alur pengembangan aplikasi.
Rahasia Sukses Adopsi: AI Pods dan Library Skill Internal
Banyak perusahaan gagal pas beli lisensi software mahal gara-gara karyawannya bingung mau pakai buat apa. Uber punya trik unik biar duit langganannya nggak sia-sia. Mereka nggak langsung memaksakan aturan baku yang kaku, tapi memberi ruang kebebasan buat bereksperimen.
Sebelum peluncuran massal ini, Uber sempat bikin program seru bernama "AI pods". Mereka memasangkan 30 engineer AI langsung ke berbagai tim operasional selama dua minggu. Misinya simpel: mencari alur kerja mana yang paling makan waktu dan bisa diotomatisasi secara instan.
Selain itu, peluncuran masif ini didukung sama pustaka keahlian AI internal (internal AI skills library), integrasi sistem yang sudah disetujui tim keamanan, dan pelatihan khusus buat karyawan di bagian finance, produk, maupun marketing.
Ringkasan Fitur ChatGPT Work di Uber
Biar gampang membayangkan apa aja yang didapatkan para karyawan di lingkungan kerja tersebut, yuk cek tabel perbandingannya berikut:
| Komponen | Implementasi di Uber |
|---|---|
| Cakupan Karyawan | Lebih dari 30.000 staf global (sebelumnya pilot 1.000 staf) |
| Model Utama | GPT-6.1 Sol (seimbang antara kecerdasan dan efisiensi biaya) |
| Integrasi Tool | Google Drive, Gmail, Google Calendar, dan Slack |
| Kemampuan Tambahan | Multimodal (input suara & pembuatan gambar AI) |
| Tool Khusus Dev | OpenAI Codex untuk tim software engineering |
| Strategi Dukungan | AI skills library internal & pelatihan karyawan berkala |
Apa Efeknya Buat Perusahaan dan Pekerja di Indonesia?
Langkah berani Uber ngasih sinyal yang jelas banget ke dunia bisnis: AI agent sekarang bukan lagi mainan sampingan tim IT, tapi udah jadi alat kerja standar buat divisi non-teknis kayak finance, operasional, sampai tim HR. Tren korporat global ini perlahan tapi pasti bakal mulai diadopsi juga sama perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara.
Buat bisnis atau korporasi di Indonesia, ada tiga pelajaran penting yang bisa kamu petik:
- Fokus ke Karyawan Non-Teknis: Penghematan waktu terbesar justru sering datang dari tim operasional dan finance yang tiap hari berkutat dengan rekap spreadsheet atau email berulang.
- Pentingnya Budaya Eksperimen: Jangan cuma beli lisensi akun enterprise terus ditinggal begitu aja. Butuh mentor atau workshop internal biar karyawan nggak takut salah pas nyobain prompt kerja.
- Keamanan Data Perusahaan: Karena terhubung ke Google Drive dan Slack, pastikan sistem AI enterprise yang kamu pilih punya perlindungan data ketat sesuai aturan UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).
Kalau kamu seorang pemilik bisnis atau manajer tim yang pengin menyiapkan tim menghadapi gelombang otomatisasi ini, kamu bisa ajak mereka belajar lewat kelas Fondasi AI untuk Kerja atau AI untuk Pemilik Bisnis & UMKM biar tahu cara menyusun workflow kerja yang aman dan efisien.
Di sisi lain, buat kamu developer atau tech lead yang pengin bikin asisten pintar internal berbasis model canggih seperti gpt-6.1-sol (Rp5.130 / Rp15.000 per 1 juta token) atau gpt-4o (Rp525 / Rp2.700 per 1 juta token), kamu bisa langsung mengintegrasikannya lewat Classai Router. Cukup pakai satu API key dengan saldo rupiah tanpa repot kartu kredit luar negeri, kamu udah bisa mulai bereksperimen kayak tim engineer Uber.
Sumber & referensi
- 01
OpenAI · 22 Oktober 2026
Uber brings ChatGPT Work to all employees with OpenAI - 02
TechCrunch · 22 Oktober 2026
Uber puts all 30,000 employees on ChatGPT Work
Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Classai dengan bantuan AI berdasarkan sumber di atas — bukan terjemahan. Ada yang keliru? Kabari kami di [email protected].
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa banyak karyawan Uber yang memakai ChatGPT Work?
Uber meluncurkan ChatGPT Work ke lebih dari 30.000 karyawan di seluruh dunia. Angka ini melonjak tajam setelah sebelumnya mereka menjalankan uji coba awal pada 1.000 staf.
Aplikasi apa saja yang terhubung ke ChatGPT Work di Uber?
Platform ini terhubung langsung ke aplikasi kerja harian seperti Google Drive, Gmail, Google Calendar, dan Slack. Integrasi ini memudahkan staf meriset dokumen hingga merangkum jadwal meeting.
Model AI apa yang dipakai Uber untuk ChatGPT Work?
Uber memakai GPT-6.1 Sol sebagai model bawaan utama karena performanya seimbang dengan efisiensi biaya. Selain itu, karyawan juga dibekali fitur multimodal dan tim developer tetap memakai Codex.
Apakah staf non-teknis bisa memakai ChatGPT Work?
Bisa banget, bahkan sekitar 80% pengguna awal di fase uji coba Uber merupakan staf non-engineer. Mereka memakainya untuk merapikan data operasional, lokalisasi materi pelatihan, dan menyusun dashboard.

Classai Weekly
dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB
Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.
- 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
- Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
- 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
- Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan
Langkah berikutnya
Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.
Daftar, isi saldo mulai puluhan ribu rupiah, dan panggil model AI pilihanmu dari kode yang sudah ada.
Ditulis oleh
Pengembang Classai Router
Tim Engineering Classai membangun dan menjalankan Classai Router, gateway API AI yang kompatibel dengan format OpenAI dan Anthropic. Kami menulis panduan teknis dari pengalaman mengoperasikan API AI setiap hari.

