Microsoft Maia 300 Rilis: Chip AI Baru Biar Lepas dari Nvidia
Microsoft ngerilis chip AI in-house Maia 300. Punya efisiensi daya tinggi, chip ini disiapkan buat kurangi ketergantungan pada GPU Nvidia mulai 2027.
· 5 menit baca

Inti singkat
- Microsoft resmi ngenalin Maia 300, chip AI in-house generasi ketiga khusus beban kerja inference.
- Maia 300 menghasilkan 40 persen token per megawatt lebih banyak dibanding sistem GPU terdepan.
- Dalam konfigurasi 96 akselerator, throughput token skala rak naik hingga 7 kali lipat dibanding Maia 200.
- Dibuat dengan proses N2P TSMC, chip ini mulai masuk produksi massal pada 2027.
Daftar isi5 bagian
- 01
- 02
- 03
- 04
- 05
Microsoft resmi ngenalin Microsoft Maia 300, chip AI generasi ketiga yang dirancang khusus buat jadi sistem pemrosesan inference utama di cloud Azure. Langkah ini diambil biar Microsoft bisa mengurangi ketergantungan pada pasokan chip grafis dari Nvidia dan AMD pas ngejalanin model reasoning dan tugas-tugas agentic.
Kabar peluncuran silikon kustom ini dilaporkan oleh The Verge. Chip baru ini disiapin khusus buat ngelibas tugas berat model AI zaman sekarang, mulai dari penalaran konteks panjang (long-context reasoning), interaksi percakapan yang sensitif latensi, sampai agen AI yang ngerjain tugas multi-langkah secara konsisten.
Checklist gratis · gratis
Checklist 30 Hari Belajar AI untuk Kerja
Rencana harian 15–30 menit untuk menjadikan AI kebiasaan kerja, lengkap dengan tracker waktu yang dihemat.
- Rencana 30 hari yang bisa dicicil 15–30 menit sehari
- Checklist harian dari fondasi sampai workflow
- Tracker untuk mengukur jam kerja yang dihemat
- Ide portofolio untuk menunjukkan skill AI-mu
Apa Itu Microsoft Maia 300 dan Kenapa Bikin Heboh?
Microsoft Maia 300 adalah chip akselerator AI internal (in-house) terbaru milik Microsoft. Selama ini, perusahaan cloud raksasa harus antre beli puluhan ribu GPU dari Nvidia atau AMD dengan harga yang nggak murah. Lewat lini Azure Maia, Microsoft mau mandiri dan ngontrol sistem komputasinya sendiri.
Menurut Scott Guthrie, Executive Vice President Cloud Group Microsoft, lewat pengumuman resmi Microsoft, Maia 300 bakal jadi sistem inference AI primer buat semua produk dan layanan Microsoft. Jadi, pas pengguna nantinya berinteraksi bareng Copilot atau manggil layanan AI di Azure, beban kerjanya bakal langsung ditangani sama chip buatan internal ini.
Chip ini adalah penerus langsung dari Maia 200 yang baru aja diumumin pada Januari kemarin. Maia 200 sendiri udah dipakai langsung di sistem produksi Microsoft, termasuk ngejalanin Microsoft Copilot, GitHub Copilot, Microsoft Foundry, dan model-model AI bikinan Microsoft sendiri.
Peningkatan Performa: Maia 300 Dibanding Maia 200 dan GPU Nvidia
Alasan utama Microsoft ngembangin chip sendiri ada di efisiensi daya dan biaya operasional. Model AI generasi baru rakus daya banget, dan Maia 300 dirancang biar pusat data nggak jebol di urusan pasokan listrik.
Guthrie ngejelasin kalau Maia 300 diharapkan bisa ngasih 40 persen token lebih banyak per megawatt dibanding sistem berbasis GPU terdepan yang ada sekarang. Urusan token per megawatt ini krusial banget buat ekspansi pusat data raksasa ke depannya.
| Parameter | Microsoft Maia 200 | Microsoft Maia 300 |
|---|---|---|
| Waktu Pengumuman | Januari 2026 | Oktober 2026 |
| Jadwal Masuk Produksi | Sudah jalan di sistem produksi | Mulai 2027 |
| Throughput Skala Rak | Basis performa armada Azure | Hingga 7x lipat (konfigurasi 96 akselerator) |
| Fokus Utama Beban Kerja | Copilot, GitHub Copilot, Foundry | Long-context reasoning, conversational, agen AI multi-langkah |
| Efisiensi Energi | Standar infrastruktur internal | 40% lebih banyak token per megawatt vs sistem GPU terdepan |
Nggak cuma hemat listrik, kecepatannya juga melompat jauh. Dalam konfigurasi satu rak penuh berisi 96 akselerator, Maia 300 ngasih throughput token skala rak hingga 7 kali lipat dibanding Maia 200. Peningkatan ini bikin kapasitas server melonjak tanpa perlu nambah ruangan data center berlipat-lipat.
Rahasia Arsitektur TSMC N2P dan Ambisi Mustafa Suleyman
Biar dapet efisiensi tinggi, tim perangkat keras Azure nerapin pendekatan arsitektur chiplet. Berdasarkan penjelasan dari tim perangkat keras Azure, Maia 300 diproduksi memakai teknologi proses node N2P milik TSMC.
Lewat arsitektur ini, Microsoft memisahkan tiga fungsi utama: komputasi (compute), pengontrol memori (memory controller), dan fungsi I/O (input/output). Pemisahan ini ngebikin area silikon yang khusus buat pemrosesan komputasi jadi makin luas, sementara tiap fungsi lain bisa make teknologi yang paling cocok buat perannya masing-masing.
Pengembangan silikon ini juga jadi bagian krusial dari ambisi tim model internal Microsoft. CEO Microsoft AI Mustafa Suleyman ngungkapin kalau mereka harus bekerja di seluruh lapisan teknologi, mulai dari aplikasi sampai ke level silikon fisik. Menurut Suleyman, platform milik sendiri yang dirancang barengan (co-design) sama model AI jadi kunci penting buat ngejar ketertinggalan dari kompetitor kayak Google DeepMind, OpenAI, dan Anthropic.
Pengaruh Microsoft Maia 300 buat Pengguna dan Bisnis di Indonesia
Walaupun Maia 300 dipasang di pusat data global Azure, imbasnya tetap bakal kerasa buat pengguna dan pelaku bisnis di Indonesia:
- Biaya layanan AI korporat bisa lebih terjangkau: Ketergantungan ke vendor pihak ketiga berkurang, jadi Microsoft punya ruang lebih longgar buat nekan ongkos operasional Copilot.
- Kinerja agen AI lebih responsif: Desain chip yang fokus di penanganan latensi bikin agen percakapan dan alur kerja otomatis berjalan lebih mulus.
- Kapasitas komputasi makin lega: Ekspansi Azure hingga skala multi-gigawatt mulai 2027 bakal ngurangin antrean server global saat adopsi agen AI makin ramai.
Buat pemilik usaha di Indonesia yang pengin nyusun strategi pemanfaatan kecerdasan buatan di operasional harian, kamu bisa belajar bareng di kelas AI untuk Bisnis.
Sambil nunggu Maia 300 meluncur penuh di 2027, developer di Indonesia udah bisa nyobain berbagai model penalaran dan percakapan hemat lewat Classai Router. Kamu bisa manggil model cepat kayak Claude Haiku 5.5 dengan tarif Rp180 per 1 juta token input dan Rp840 per 1 juta token output, atau model ringan GPT-4o mini seharga Rp945 per 1 juta token input dan Rp3.750 per 1 juta token output, langsung bayar pakai rupiah lewat QRIS tanpa kartu kredit luar negeri.
Kapan Maia 300 Mulai Dipakai Secara Penuh?
Microsoft berencana mulai nurunin chip Maia 300 ke sistem produksi pada tahun 2027 mendatang. Penyebarannya bakal digenjot sampai kapasitas multi-gigawatt di berbagai pusat data mereka.
Langkah ini nunjukin kalau persaingan AI sekarang bukan cuma soal siapa yang bikin prompt atau aplikasi paling keren. Pemenang di masa depan juga ditentukan sama siapa yang punya chip paling hemat dan paling gesit di balik layar.
Sumber & referensi
- 01
The Verge · 12 Oktober 2026
Microsoft’s new AI chip makes it less reliant on Nvidia’s GPUs
Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Classai dengan bantuan AI berdasarkan sumber di atas — bukan terjemahan. Ada yang keliru? Kabari kami di [email protected].
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa keunggulan utama Microsoft Maia 300 dibanding sistem GPU terdepan?
Maia 300 ngasih efisiensi daya 40 persen token lebih banyak per megawatt dibanding sistem GPU terdepan. Selain itu, throughput token pada konfigurasi 96 akselerator mencapai 7 kali lipat dibanding Maia 200.
Kapan Microsoft Maia 300 mulai dipakai di produksi?
Microsoft bakal mulai menggelar Maia 300 ke lingkungan produksi pada tahun 2027. Penerapan ini direncanakan mencapai skala multi-gigawatt untuk memperkuat layanan Azure.
Apakah chip Microsoft Maia 300 dijual untuk umum?
Nggak, Maia 300 dirancang khusus untuk infrastruktur pusat data internal Microsoft. Kamu hanya bisa menikmati performanya lewat layanan seperti Copilot dan API Azure.
Beban kerja apa yang paling cocok dijalankan di Maia 300?
Maia 300 dioptimalkan untuk long-context reasoning, interaksi percakapan yang sensitif latensi, dan tugas agen AI multi-langkah.

Classai Weekly
dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB
Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.
- 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
- Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
- 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
- Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan
Langkah berikutnya
Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.
Daftar, isi saldo mulai puluhan ribu rupiah, dan panggil model AI pilihanmu dari kode yang sudah ada.
Ditulis oleh
Pengembang Classai Router
Tim Engineering Classai membangun dan menjalankan Classai Router, gateway API AI yang kompatibel dengan format OpenAI dan Anthropic. Kami menulis panduan teknis dari pengalaman mengoperasikan API AI setiap hari.


