Bisnis

Itaú OpenAI AI Rilis: Bank Raksasa Adopsi AI Buat Puluhan Juta Nasabah

Bank raksasa Itaú gandeng OpenAI buat bikin asisten ia.i dan platform IARA. Begini cara mereka bawa AI ke 70 juta nasabah tanpa langgar regulasi ketat.

Tim Engineering Classai

· 10 menit baca

Ilustrasi platform AI sektor perbankan Itaú dan OpenAI untuk nasabah
Gambar: OpenAI

Inti singkat

  • Itaú menghadirkan asisten finansial percakapan ia.i bertenaga OpenAI untuk 300.000 nasabah tahap awal menuju 100% di akhir 2026.
  • Platform orkestrasi internal IARA dibangun khusus untuk mengontrol biaya token, akurasi data, dan kepatuhan regulasi perbankan.
  • Model keluarga GPT-5.x dipakai memperkaya data Customer DNA yang memetakan konteks finansial sekitar 70 juta nasabah.
  • Otomatisasi di departemen legal mengolah 90 juta lebih dokumen dengan lonjakan efisiensi kerja antara 20% hingga 80%.
Daftar isi9 bagian
  1. 01
  2. 02
  3. 03
  4. 04
  5. 05
  6. 06
  7. 07
  8. 08
  9. 09

Bank terbesar di Amerika Latin, Itaú, resmi mengumumkan langkah transformasi besar bersama OpenAI lewat antarmuka percakapan ia.i dan platform tata kelola IARA. Kolaborasi skala enterprise ini membuktikan kalau kecerdasan buatan generatif bisa diterapkan langsung ke industri perbankan yang terkenal sangat ketat aturannya, tanpa bikin nasabah bingung atau merasa ribet. Menurut pengumuman resmi di OpenAI, Itaú menargetkan seluruh nasabahnya bakal terhubung ke ekosistem AI ini pada akhir tahun 2026.

Bagi kita di Indonesia yang berkecimpung di dunia bisnis, perbankan, maupun teknologi, inisiatif itau openai ai ini ngasih banyak pelajaran penting. Sering kali proyek AI di korporasi jalan di tempat karena takut melanggar aturan perlindungan data, takut model AI ngelantur atau halusinasi, sampai bingung gimana cara mengontrol biaya langganan API yang mahal. Lewat arsitektur yang matang, Itaú memperlihatkan cara mengawinkan model canggih dengan sistem perbankan lama secara aman, rapi, dan terukur.

Checklist gratis · gratis

Checklist 30 Hari Belajar AI untuk Kerja

Rencana harian 15–30 menit untuk menjadikan AI kebiasaan kerja, lengkap dengan tracker waktu yang dihemat.

  • Rencana 30 hari yang bisa dicicil 15–30 menit sehari
  • Checklist harian dari fondasi sampai workflow
  • Tracker untuk mengukur jam kerja yang dihemat
  • Ide portofolio untuk menunjukkan skill AI-mu

Dengan mengirim, kamu setuju menerima email dari Classai sesuai Kebijakan Privasi. Bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Kenapa Bank Sebesar Itaú Butuh AI Generatif?

Itaú beroperasi di Brasil, melayani puluhan juta nasabah dengan latar belakang kebutuhan finansial yang sangat beragam. Mengelola interaksi nasabah di skala sebesar ini jelas bukan perkara gampang. Kalau cuma mengandalkan menu aplikasi konvensional atau bot kaku berbasis pilihan angka, nasabah sering kali malas membaca penjelasan produk yang panjang dan rumit.

Kebutuhan nasabah terhadap pendampingan finansial ternyata sangat nyata di lapangan. Berdasarkan studi yang dilakukan Itaú bareng Grupo Consumoteca, ada dua temuan utama dari nasabah:

  1. Sebanyak 80% warga Brasil merasa ingin mengatur kehidupan finansial mereka dengan lebih rapi dan mencari dukungan yang lebih efektif dalam mengambil keputusan uang.
  2. Sebanyak 65% responden menginginkan kehadiran teknologi yang bisa berperan kayak copilot keuangan pribadi, yang siap ngasih panduan rutin setiap saat.

CTO Itaú, Carlos Eduardo Mazzei, menekankan bahwa tantangan terbesar dalam menjawab kebutuhan itu bukan soal pamer kecanggihan model komputasi. Kuncinya justru ada pada kesederhanaan. Mazzei menjelaskan, "Banyak hal bergantung pada menciptakan sesuatu yang sederhana, langsung, dan bermanfaat, memberikan manfaat langsung kepada nasabah, dan membuat teknologi hampir tidak terlihat."

Standar inilah yang dipegang teguh oleh Itaú: solusi yang dibangun wajib menyelesaikan persoalan harian secara nyata, mudah dipahami, dan langsung berbekas bagi nasabah. Teknologi AI diposisikan sebagai jembatan pembantu, bukan pusat perhatian yang malah bikin pengguna pusing.

Mengenal ia.i: Asisten Percakapan Lengkap Berbasis OpenAI

Perjalanan digital berbasis AI di Itaú sebenarnya udah mulai dirintis sejak tahun 2024. Saat itu, mereka memperkenalkan kapabilitas Inteligência Itaú untuk beberapa urusan perbankan tertentu. Memasuki babak baru, bank meluncurkan ia.i itau sebagai lapisan percakapan utuh yang menggabungkan berbagai layanan bank dalam satu wadah interaksi.

Asisten ia.i bisa diaktifkan lewat teks maupun suara. Lewat antarmuka ini, nasabah bisa mengurus transaksi rekening giro, cek mutasi pengeluaran, mengatur kartu kredit, mengajukan pembiayaan, sampai mengelola polis asuransi. Kalau nasabah menghadapi masalah rumit yang butuh penanganan manusia, asisten ia.i bakal langsung menyambungkan nasabah ke tim spesialis bank tanpa memutus alur percakapan.

Keberadaan ia.i dibangun di atas tiga prinsip utama:

  • Interaktivitas: Komunikasi berlangsung dua arah secara dinamis layaknya ngobrol dengan konsultan keuangan pribadi.
  • Multimodalitas: Menyatukan input teks, suara, gambar dokumen, hingga klik tombol aksi cepat di dalam satu antarmuka yang sama.
  • Individualisasi: Setiap jawaban dan saran keuangan disesuaikan secara khusus dengan kondisi finansial masing-masing orang.

Pada fase perdana peluncurannya, ia.i udah diuji coba ke sekitar 300.000 nasabah. Lewat uji coba ini, Itaú mempelajari bagaimana nasabah benar-benar memakai produk tersebut dalam kehidupan nyata. Jangkauan fiturnya mencakup pengecekan transaksi harian, konsultasi investasi, hingga transaksi praktis langsung dari aplikasi pesan populer WhatsApp. Ke depannya, ia.i disiapkan buat menangani simulasi produk baru, proses pendaftaran layanan, sampai analisis finansial berkala terkait pos pemasukan, pengeluaran, dan kebiasaan belanja nasabah.

Peran Customer DNA dan Kekuatan Model GPT-5.x

Biar asisten percakapan bisa ngasih saran yang tepat sasaran, sistem butuh memahami siapa yang sedang diajak bicara. Di sinilah Itaú mengandalkan Customer DNA, yaitu lapisan konteks data finansial yang mencakup sekitar 70 juta nasabah bank tersebut.

Customer DNA berfungsi memetakan kebiasaan transaksi, pola pengeluaran, kebutuhan hidup, serta fase kehidupan yang sedang dijalani nasabah. Dalam ekosistem ini, model keluarga GPT-5.x dari OpenAI dilibatkan secara langsung buat memperbarui dan memperkaya data profil finansial tersebut secara berkesinambungan. Tentu saja proses pengolahan data nasabah ini berjalan di bawah pengawasan ketat prinsip kecerdasan buatan yang bertanggung jawab.

Itaú sengaja tidak cuma memakai satu model AI tunggal buat semua tugas. Mereka menggunakan rangkaian variasi model dari OpenAI. Mazzei menerangkan kalau variasi model ini sangat penting karena karakter beban kerja di perbankan berbeda-beda. Tugas harian yang butuh jawaban super cepat mengandalkan model yang hemat biaya token dan punya latensi amat rendah. Sementara itu, konsultasi keuangan mendalam, verifikasi data, dan kasus analitis membutuhkan model dengan kemampuan penalaran tinggi (reasoning) dan landasan fakta (grounding) yang solid.

Platform IARA: Rahasia Tata Kelola Generative AI di Lingkungan Teratur

Menerapkan ai sektor perbankan mengharuskan kepatuhan mutlak terhadap aturan negara dan perlindungan privasi. Itaú menyadari mereka tidak bisa membiarkan karyawan atau aplikasi internal menyambung ke API luar tanpa kontrol ketat. Dari sinilah lahir IARA, sebuah platform orkestrasi dan tata kelola generative ai buatan internal Itaú.

Platform IARA menjadi jembatan tunggal yang menghubungkan tim bank dengan berbagai penyedia model fondasi, termasuk OpenAI. Keberadaan IARA menjawab tiga tantangan besar industri keuangan sekaligus:

  1. Efisiensi biaya dan token: Memantau penggunaan token secara ketat dari waktu ke waktu agar proyek skala puluhan juta pengguna tetap menguntungkan secara ekonomi.
  2. Akurasi jawaban (grounding): Memastikan jawaban model selalu mengacu pada konteks perbankan internal Itaú dan tidak mengarang informasi palsu.
  3. Penerapan Responsible AI: Menjaga agar interaksi model selalu sejalan dengan nilai, etika, dan budaya bank, sekaligus memangkas risiko bias algoritma yang mungkin ada pada model perintis (frontier models).

Mazzei menyatakan kalau IARA menjadi pilar yang sangat penting karena platform inilah yang menjamin bank punya tata kelola dan keteramatan sistem (observability) lengkap di tengah industri yang penuh regulasi.

Keberhasilan AI First di Itaú tidak cuma dinikmati oleh nasabah luar, tapi juga mengubah alur kerja internal bank secara masif. Salah satu bukti paling konkret terlihat pada divisi hukum atau departemen legal bank.

Di divisi legal, platform IARA menggerakkan sistem otomasi yang membaca, menganalisis, dan menafsirkan berkas hukum. Sistem ini bekerja di atas repositori raksasa yang menampung lebih dari 90 juta dokumen hukum. Setiap bulannya, solusi berbasis AI ini mengeksekusi lebih dari 2 juta tugas pemrosesan dokumen secara otomatis. Hasilnya luar biasa: efisiensi kerja di berbagai tahapan proses legal bank melonjak antara 20% hingga 80%.

Selain tim legal, strategi AI internal ini juga dibagikan kepada para manajer hubungan nasabah (relationship managers), staf layanan pelanggan, dan analis keuangan. Model AI membantu merangkum profil nasabah sebelum rapat, menyiapkan materi pembicaraan, membedah masalah spesifik nasabah, serta menyusun alternatif rencana keuangan yang sebelumnya memakan banyak waktu kerja manual.

Dari adopsi internal ini, Itaú menargetkan tiga pencapaian utama bagi para manajer:

  • Waktu yang tersedia untuk membina hubungan dengan nasabah meningkat hingga 3 kali lipat.
  • Kecepatan penanganan layanan nasabah menjadi hingga 2 kali lebih kencang.
  • Kualitas dan efektivitas percakapan finansial naik hingga 3 kali lipat.
Komponen / IndikatorImplementasi Nyata di Bank Itaú
Basis uji coba ia.i awalSekitar 300.000 nasabah
Target jangkauan penuh100% nasabah pada akhir tahun 2026
Profil nasabah Customer DNASekitar 70 juta nasabah
Basis data dokumen legalLebih dari 90 juta dokumen
Beban kerja legal otomatisLebih dari 2 juta tugas per bulan
Kenaikan efisiensi divisi legalAntara 20% sampai 80%
Model AI yang dilibatkanRangkaian model OpenAI, termasuk GPT-5.x
Platform tata kelola internalIARA (orkestrasi, token control, Responsible AI)

Pelajaran Penting Buat Pemimpin Bisnis dan Perbankan Indonesia

Kondisi perbankan di Brasil punya banyak kemiripan dengan lanskap perbankan di Indonesia. Keduanya sama-sama memiliki populasi nasabah digital yang sangat besar, penggunaan aplikasi pesan instan yang masif, serta diawasi oleh regulator keuangan yang ketat seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, ditambah kewajiban patuh UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

Bagi perusahaan di Indonesia yang sedang merencanakan adopsi AI, ada lima pelajaran penting dari perjalanan Itaú:

  1. Ukur keberhasilan dari kesederhanaan: Jangan menilai proyek AI dari seberapa rumit teknologi yang dipakai, tapi ukur seberapa mudah nasabah merasakan manfaatnya tanpa menyadari kerumitan di balik layar.
  2. Gunakan portofolio model, bukan model tunggal: Gabungkan model murah berlatensi rendah untuk interaksi cepat dan model berdaya nalar tinggi untuk urusan analisa mendalam.
  3. Bangun lapisan tata kelola sebelum memperluas skala: Platform seperti IARA membuktikan bahwa pemantauan token, observabilitas sistem, dan filter bias wajib ada sebelum fitur dilepas ke publik.
  4. Jadikan etika dan budaya sebagai syarat produk: Respons AI harus mencerminkan tata krama, etika bisnis, dan regulasi lokal agar reputasi lembaga keuangan tetap terjaga.
  5. Berdayakan tim internal terlebih dahulu: Memberikan asisten AI kepada staf internal bakal menghemat waktu administrasi, sehingga mereka bisa fokus membangun interaksi yang bermakna dengan nasabah.

Buat kamu yang ingin menyusun alur otomatisasi keuangan atau membangun strategi AI di lingkungan kerja, kamu bisa belajar langsung di Kelas AI untuk Finance atau Kelas AI untuk Bisnis.

Langkah Praktis Menerapkan AI Percakapan di Produk Finansial

Kalau tim kamu berencana membangun sistem layanan percakapan pintar seperti ia.i, berikut alur kerja bertahap yang bisa kamu tiru:

  1. Inventarisasi masalah paling umum nasabah: Kumpulkan 10 sampai 20 pertanyaan nasabah yang paling menyita waktu tim operasional setiap hari, misalnya cek saldo, syarat pengajuan kartu, atau arti biaya tertentu pada laporan transaksi.
  2. Rancang integrasi data konteks: Bangun lapisan data yang aman untuk membaca riwayat nasabah secara anonim atau terenkripsi, agar jawaban AI tidak bersifat umum melainkan kontekstual.
  3. Uji coba ke kelompok terbatas: Buka akses asisten ke kelompok nasabah kecil (fase pilot) untuk melihat bagaimana mereka benar-benar berinteraksi lewat teks dan suara.
  4. Pantau penggunaan token harian: Catat biaya token per panggilan API dari hari pertama untuk memastikan anggaran teknologi tidak melampaui efisiensi yang dihasilkan.
  5. Padukan percakapan dengan navigasi visual: Jangan memaksa semua urusan diselesaikan lewat teks panjang. Berikan tombol klik cepat untuk verifikasi dan konfirmasi transaksi perbankan.

Berikut contoh prompt sistem yang bisa kamu jadikan acuan awal untuk membangun asisten perbankan berbasis konteks:

Prompt siap pakai
Kamu adalah asisten perbankan cerdas yang ramah, ringkas, dan patuh aturan keamanan data. Tugasmu adalah membantu nasabah memahami mutasi rekening dan perencanaan keuangan harian mereka. Aturan utama:1. Jelaskan rincian biaya transaksi dengan bahasa santai dan mudah dimengerti, tanpa jargon perbankan yang rumit.2. Jangan pernah meminta atau mencatat nomor PIN, CVV kartu, atau kode OTP nasabah.3. Jika pertanyaan berkaitan dengan sengketa transaksi atau kendala teknis kartu, berikan penjelasan awal lalu tawarkan opsi untuk menyambungkan nasabah ke staf spesialis perbankan.4. Jaga agar setiap respons tetap padat, jelas, dan langsung menjawab inti pertanyaan nasabah.

Melihat Ekosistem Kemitraan OpenAI Lainnya

Langkah Itaú bekerja sama dengan OpenAI merupakan bagian dari gelombang adopsi AI di berbagai bidang industri, mulai dari komunitas pengembang perangkat lunak hingga dunia riset dan pendidikan global.

Di sektor komunitas teknologi, platform tanya-jawab pengembang juga memanfaatkan ekosistem OpenAI untuk mempercepat adopsi bot dan asisten pintar di kalangan programmer.

Stack Overflow — cover
Tampilan antarmuka Stack Overflow for Agents yang berhasil melipatgandakan jumlah pendaftaran pengembang lewat integrasi plugin ChatGPT. · Sumber: OpenAI

Integrasi serupa menunjukkan bagaimana antarmuka percakapan bisa mempertemukan basis data pengetahuan teknis dengan kebutuhan pengembang secara instan, seperti yang juga dibahas dalam artikel Stack Overflow for Agents.

Selain di dunia perbankan dan komunitas developer, OpenAI juga memperluas kemitraan ke sektor riset sains dan perguruan tinggi untuk membantu peneliti memecahkan persoalan kompleks.

Rosalind Academic Plan - Card
Kartu pengumuman program Rosalind Academic Plan dari OpenAI untuk mendukung komunitas akademik dan penelitian ilmiah. · Sumber: OpenAI

Inisiatif akademik ini dirancang buat ngasih akses model penalaran tingkat lanjut kepada civitas akademika, sehingga proses eksplorasi literatur dan analisis data riset bisa berlangsung lebih cepat.

Di bidang pendidikan dasar dan menengah, penerapan AI juga diarahkan untuk melatih daya pikir kritis generasi muda lewat metode pembelajaran berbasis pertanyaan terarah.

Teaching students to think and learn through questions — Cover
Panduan pembelajaran interaktif yang membantu murid mengasah kemampuan berpikir kritis lewat pertanyaan terarah bersama model AI. · Sumber: OpenAI

Melalui pendekatan ini, murid diajak untuk aktif bertanya dan menganalisis konsep, bukan sekadar menerima jawaban mentah dari mesin kecerdasan buatan.

Coba Model OpenAI untuk Kebutuhan Bisnismu

Buat kamu para developer, pendiri startup, atau tim IT korporasi di Indonesia yang mau bereksperimen membangun lapisan percakapan cerdas mirip ia.i, kamu bisa langsung mencoba model-model OpenAI lewat Classai Router.

Lewat Classai Router, kamu nggak perlu repot mengurus pembayaran kartu kredit luar negeri karena saldo bisa diisi mulai Rp10.000 lewat QRIS atau transfer bank lokal. Kamu bisa langsung mengakses model tangguh seperti GPT-4.1 seharga Rp525 per 1 juta token input dan Rp2.700 per 1 juta token output untuk pemrosesan teks cepat, atau memakai model multimodal serbaguna GPT-4o dengan tarif yang sama persis (Rp525 input / Rp2.700 output per 1 juta token). Setiap pemanggilan API langsung tercatat biaya, konsumsi token, dan latensinya di dashboard, sehingga kamu bisa menerapkan tata kelola efisiensi token yang ketat sejak awal proyek.

Sumber & referensi

  1. 01

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Classai dengan bantuan AI berdasarkan sumber di atas — bukan terjemahan. Ada yang keliru? Kabari kami di [email protected].

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa itu proyek Itaú OpenAI AI?

Itaú OpenAI AI adalah program strategis bank Itaú asal Brasil bersama OpenAI untuk menerapkan kecerdasan buatan generatif secara menyeluruh, mencakup asisten nasabah ia.i dan platform orkestrasi internal IARA.

Berapa banyak nasabah yang menggunakan asisten ia.i Itaú?

Pada tahap pertama, asisten ia.i diuji coba kepada sekitar 300.000 nasabah. Itaú menargetkan asisten ini bisa menjangkau 100% basis nasabahnya pada akhir tahun 2026.

Apa fungsi platform IARA yang dibangun oleh Itaú?

Platform IARA berfungsi sebagai sistem orkestrasi dan tata kelola model AI internal. IARA bertugas mengontrol biaya token, menjaga akurasi respons, dan menegakkan prinsip Responsible AI di seluruh divisi bank.

Bagaimana hasil penerapan AI pada departemen legal Itaú?

Solusi AI di departemen legal Itaú mengolah lebih dari 90 juta dokumen dan mengeksekusi lebih dari 2 juta tugas per bulan, menghasilkan lonjakan efisiensi kerja antara 20% hingga 80%.

Luthfi

Classai Weekly

dari Luthfi · Setiap Senin, 06.30 WIB

Nggak sempat ngikutin berita AI? Biar aku yang rangkumin tiap Senin.

  • 5 berita AI paling penting minggu ini — udah disaring, nggak perlu baca puluhan situs
  • Kenapa itu penting buat kamu — plus opini jujur Luthfi soal arahnya
  • 1 prompt siap pakai yang bisa langsung dicoba
  • Pilihan kelas & model AI minggu ini — kadang ada promo khusus pelanggan

Dengan mengirim, kamu setuju menerima email dari Classai sesuai Kebijakan Privasi. Bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Lihat contoh edisi

Bermanfaat? Bagikan ke tim atau temanmu.

Langkah berikutnya

Sudah paham teorinya. Sekarang praktikkan.

Daftar, isi saldo mulai puluhan ribu rupiah, dan panggil model AI pilihanmu dari kode yang sudah ada.

Ditulis oleh

Tim Engineering Classai

Pengembang Classai Router

Tim Engineering Classai membangun dan menjalankan Classai Router, gateway API AI yang kompatibel dengan format OpenAI dan Anthropic. Kami menulis panduan teknis dari pengalaman mengoperasikan API AI setiap hari.

Baca juga

Artikel terkait

Semua Bisnis